This Author published in this journals
All Journal ABDIMAS SILIWANGI
Ghina Wulansuci
Prodi PGPAUD IKIP Siliwangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penyuluhan model pembelajaran abad-21 (cooperative learning) sebagai upaya mengatasi stress akademik anak usia dini pasca pandemi Covid-19 pada pendidik PAUD Ghina Wulansuci; Agus Sumitra; Fifiet Dwi Tresna Santana
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 3 (2022): Oktober 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i3.10250

Abstract

Stress akademik anak usia dini menjadi pokok permasalahan yang terjadi pada anak usia dini di Lembaga PAUD Kabupaten Garut. Analisis lapangan menyatakan penyebab stress akademik muncul dikarenakan tuntutan orang tua dan guru untuk anak pintar dalam hal akademik terutama calistung. COVID-19 membuat pengalihan fungsi lembaga pendidikan dari sekolah ke rumah dan orang tua,dimana tidak semua orang tua memahami cara pengasuhan dan pendidikan AUD akibatnya anak terlalu ditekan dan orang tua memaksakan sesuai kehendaknya maka anak jadi stress. Tujuan dilaksanakan penyuluhan model pembelajaran abad 21 (cooperative Learning) untuk peningkatan pelayanan guru terhadap stress akademik anak usia dini. Metode yang digunakan yaitu mengadakan penyuluhan  kepada guru bagaimana cara mengimplementasikan model cooperative learning sebagai upaya mengatasi stress akademik. Hasil menyatakan 92 % atau skitar 92 orang guru memahami bahwa model pembelajaran cooperative learning dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi dan mencegah stress akademik terjadi pada anak usia dini. 8% atau sekitar 8 orang guru belum memahami mengenai  model pembelajaran cooperative learning dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi dan mencegah stress akademik terjadi pada anak usia dini. Dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penyuluhan  berhasil dilaksanakan dengan hasil guru memahami model pebelajaran abad 21 (cooperative learning) mampu dijadikan alternatif untuk mengatasi stress akademik anak usia dini.