Rendahnya self-esteem anak pada zaman sekarang ini, anak remaja generasi Z yang mulai aktif di dunia perkembangan IT membuat orang tua menjadi hati-hati dalam melihat tumbuh kembang serta peningkatan anaknya apalagi setelah pada masa pandemic covid-19, anak selalu berada di rumah jarang berinteraksi dengan teman sebayanya di sekolah dan di lingkungannya. Penelitian ini membahas tentang perang orangtua dalam meningkatkan self-esteem anak dari segi perkembangannya, faktor-faktor yang mempengaruhi, pengembangan self-esteem anak, serta peran ortu dalam mengembangkan harga diri anak dan perananan orang tua dalam peningkatan self-esteem anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif pendekatan library research dan juga membanding beberapa penelitian terdahulu dari hasil penelitian tersebut memberikan suatu deskriptif terhadap penelitian yang sebelumnya sehingga menghasilkan suatu pembaharuan penelitian dari Peran orang tua dalam meningkatkan self-esteem anak. Harga diri menyangkut perasaan bangga kepada anak sebagai hasil dari belajar mengerjakan sesuatu yang sesuai atas usaha sendiri. Di mana seorang anak menghadapi suatu masalah serta menyelesaikan segala masalahnya dengan sendirinya merupakan suatu bukti meningkatnya rasa percaya diri anak tersebut yang akan menghasilkan evaluasi diri, serta serangkaian tujuan untuk diri Anak itu sendiri yang akan meningkatkan harga Anda pada akhirnya. Ada beberapa peran orangtua dalam meningkatkan self-esteem anak antara lain: Pertama, Tindakan anak yang diberikan oleh orangtua dapat mendorong untuk mendapatkan kebutuhanna sendiri, sehingga dapat meningkatkan perasaan mengenai siapa dirinya sendiri. Anak diperbolehkan untuk mengekspresikan pendapatnya sehingga anak dapat menghargai dirinya sendiri sebagai pribadi yang memiliki suatu arti. Kedua, Me time bagi anak sangatlah penting, jadi orangtua perlu memberi suatu kesempatan bagi anaknya jika anak tersebut membutuhkannya. Ketiga, rasa percaya diri anak tertuang dari segala prestasi yang diperolehnya yang menunjukkan bahwa anak dapat berdiri sendiri dan bangga akan dirinya sendiri.