Totok Budi Santoso
Physiotherapy Departement, Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PADA PASIEN SPINAL CORD INJURY DENGAN SPONDYLITIS TUBERCULOSIS POST PSF L2-L3 (ASIA A) DI RUMAH SAKIT ORTOPEDI PROF. DR. SOEHARSO SURAKARTA (A CASE STUDY) Viola Widyanita Mahardhika; Totok Budi Santoso; Prihantoro Larasati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Spinal Cord Injury (SCI) merupakan cidera saraf yang terjadi pada spinal cord atau medula spinalis dengan gejala fungsi (sensorik, motorik, dan otonom) yang terganggu hingga dapat menimbulkan kecacatan. Traumatik SCI merupakan SCI yang disebabkan oleh adanya trauma, paling banyak disebabkan oleh karena kecelakaan lalu lintas, jatuh dari ketinggian maupun karena tindak kekerasan. Sedangkan Non-Traumatik SCI merupakan SCI yang terjadi karena sebab patologis seperti stenosis pada tulang belakang, adanya peradangan pada tulang belakang maupun penekanan oleh abses. Salah satu penyakit yang dapat menjadi sebab patologis terjadinta Non-Traumatik SCI adalah Spondilitis Tuberculosis. Case Presentation: Pasien dengan inisial Tn. FA berusia 31 tahun berjenis kelamin laki-laki dahulu bekerja sebagai karyawan di salah satu pabrik ban datang ke rumah sakit dengan menggunakan bed dan terlihat menggunakan kateter urin. Tingkat kesadaran pasien composmentis namun dalam melakukan aktivitasnya pasien bergantung dengan orang lain. Management and Outcome management: Intervensi pada penelitian ini menggunakan latihan aktif transfer ambulasi dan Activity Daily Living’s (ADL) Exercise. Conclusion: Pada kasus dan data yang telah dipaparkan diatas didapatkan bahwa terapi konvensional berupa latihan transfer ambulasi dan ADL Exercise pada pasien dengan SCI mampu menungkatkan kemampuan fungsional yang diukurdengan menggunakan SCI-FI.