Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Anxiety level and functional dyspepsia incidence during COVID-19 pandemic Zulfitri Zulfitri; Desi Maghfirah; Muhammad Ridho Akbar Eljatin; Sarah Firdausa; Zulfa Zahra
International Journal of Public Health Science (IJPHS) Vol 12, No 1: March 2023
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijphs.v12i1.22215

Abstract

The adaptation process of the learning system, the hospital environment, and the high risk of COVID-19 infection can be stressors for anxiety in clinical clerkship. Through the brain-gut–axis, the interaction of psychological factors, such as anxiety, can trigger symptoms related to functional dyspepsia. This study aimed to determine the relationship between anxiety levels and functional dyspepsia during the COVID-19 pandemic among clinical clerkship students. This research was conducted on clinical clerkship students/young doctors in 2021. This was an observational analytic study with a cross-sectional approach and involved 131 respondents. The hamilton anxiety rating scale (HARS) questionnaire was utilized to quantify the level of anxiety, while functional dyspepsia was measured based on Rome IV criteria. The data were analyzed by the Lambda (λ) coefficient of correlation test. This study revealed a significant relationship between anxiety level and functional dyspepsia during the COVID-19 pandemic.
Hubungan Kadar Alpha-Fetoprotein dengan Derajat Keparahan Hepatocellular Carsinoma Kamalya Ulfa; Desi Maghfirah; Vera Dewi Mulia; Rachmat Hidayat; Soraya Rezeki
Journal of Medical Science Vol 7 No 1 (2026): Journal of Medical Science
Publisher : LITBANG RSUDZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55572/jms.v7i1.291

Abstract

Hepatocellular Carsinoma (HCC) merupakan kanker hati primer yang paling sering ditemukan dan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di dunia. Alpha-fetoprotein (AFP) digunakan secara luas sebagai penanda tumor dalam diagnosis dan pemantauan HCC, di mana peningkatan kadar AFP diduga berkorelasi dengan derajat keparahan penyakit berdasarkan sistem klasifikasi Barcelona Clinic Liver Cancer (BCLC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar AFP dengan derajat keparahan HCC berdasarkan klasifikasi BCLC di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dengan data diperoleh dari rekam medis pasien HCC yang memenuhi kriteria inklusi. Sebanyak 40 pasien dijadikan sampel dan dibagi berdasarkan stadium BCLC (A–D), kemudian dianalisis menggunakan uji Kruskall Wallis karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi pasien terbanyak terdapat pada stadium BCLC B (37,5%) dengan mayoritas berjenis kelamin laki-laki dan rentang usia 14–74 tahun. Kadar AFP menunjukkan rentang luas (1,41–1000 ng/mL) dengan nilai yang meningkat seiring bertambahnya derajat BCLC dimana kadar AFP pada stadium A dan B yaitu 1,41-1000 ng/mL dan stadium C dan D yaitu 68,86-1000 ng/mL, serta terdapat perbedaan signifikan antara kadar AFP pada stadium A, B,C,dan D dengan p = 0,01. Penelitian ini menunjuukan terdapat hubungan bermakna antara kadar AFP dengan derajat keparahan HCC, di mana peningkatan kadar AFP pada stadium lanjut mencerminkan aktivitas tumor yang lebih agresif serta gangguan fungsi hati yang lebih berat. Pemeriksaan AFP dapat dijadikan indikator tambahan dalam menilai progresivitas HCC meskipun perlu dikombinasikan dengan penilaian klinis dan radiologis lainnya.