Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Budak Cinta Dalam Hubungan Pacaran Remaja Di Kampung Edes, Desa Sungai Besar, Kabupaten Lingga Erika Irmawati Putri; Asti Agus Safitri; Selly Willyanti
Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 3 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/jcs.v1i3.45

Abstract

Pacaran adalah hubungan antara dua individu yang berbeda lawan jenis. Hubungan ini bersifat sementara dan dilakukan untuk saling mengenal lebih dalam antar masing-masing kepribadian individu sebelum melanjutkan kejenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Hubungan berpacaran akan terjadi apabila antar individu memiliki ketertarikan satu sama lain dan menyepakati hubungan berpacaran. Dalam hubungan berpacaran terdapat perilaku yang menunjukkan rasa mengasihi, menjaga, sebagai bentuk perasaan cinta yang mendalam. Perilaku berpacaran banyak dijumpai dikalangan remaja, Remaja merupakan masa peralihan dari kanak-kanak menuju dewasa dan dimasa ini remaja memiliki emosi yang tidak stabil. istilah “bucin” yang merupakan singkatan dari Budak cinta adalah Bahasa anak jaman now dimana hal tersebut ditunjukkan kepada seseorang yang rela melakukan apa saja untuk pasangan tanpa logika dan perasaan yang berjalan. Indahnya romantic pacaran tentunya sangat di idam-idamkan, bila tidak berhati-hati justru akan terjebak dalam kondisi yang tidak menyenangkan, seperti timbul rasa sakit hati dan kekecewaan. Fenomena “bucin” dikalangan remaja kampong Edes, Desa Sungai Besar menunjukkan terdapat prilaku menyimpang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menjelaskan fenomena berpacaran pada remaja dikampung edes, Desa Sungai Besar Kabupaten Lingga yang dianggap sebagai budak cinta dari prilaku menyimpang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam terhadap 5 orang informan yang terkait dengan fenomena diatas.