Naufal Mubarok Akhmad
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kerjasama Indonesia-Kamboja dalam sektor pariwisata melalui hubungan bilateral dan organisasi wilayah ASEAN Tahun 1955-2018 Naufal Mubarok Akhmad; Yuliati Yuliati
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism is an important sector to support the economy of a country because the contribution of foreign exchange from tourism is very high. Cambodia as one of the countries in the Southeast Asian region that is trying to provide the widest possible employment opportunities for its population and in order to improve the country's economy can certainly make tourism as a way out. Supported by the potential for abundant cultural diversity and attractive natural beauty, Cambodia must certainly advance the tourism sector. With the cooperation, one of which is from the ASEAN Tourism Forum (ATF) it is very helpful for Cambodia to promote its tourism. Indonesia, which is part of it, of course, intervenes in helping Cambodia advance the tourism sector through sharing cooperation. UNESCO’s cultural heritage in Cambodia and Indonesia, namely Angkor Wat Temple and Borobudur Temple, is used as a tourism sector cooperation to invite many tourists. The collaborations include labor training, cooperation between entrepreneurs, and tourism marketing cooperation between the two countries. Pariwisata menjadi sektor yang penting untuk menunjang perekonomian suatu negara karena sumbangan devisa negara dari pariwisata sangatlah tinggi. Kamboja sebagai salah satu negara dikawasan Asia Tenggara yang berusaha memberikan lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi penduduknya serta demi meningkatkan perekonomian negaranya tentu bisa menjadikan pariwisata sebagai jalan keluar. Dengan didukung oleh potensi keragaman budaya yang melimpah serta keindahan alam yang memikat tentunya harus menjadikan Kamboja untuk memajukkan sektor pariwisata. Dengan adanya kerjasama salah satunya dari ASEAN Tourism Forum (ATF) sangatlah membantu Kamboja dalam mempromosikan pariwisatanya. Indonesia yang jadi bagian di dalamnya tentunya ikut turun tangan dalam membantu Kamboja memajukan sektor pariwisata melalui berbagi kerjasama. Warisan budaya UNESCO di Kamboja dan Indonesia yaitu Candi Angkor Wat dan Candi Borobudur dijadikan sebagai kerjasama sektor pariwisata untuk mengundang banyak wisatawan. Kerjasama yang dijalin antara lain pelatihan tenaga kerja, menjalin kerjasama antar pengusaha, serta kerjasama pemasaran wisata kedua negara.
Pengaruh peralihan kekuasaan industri rokok di Kudus hingga modernisasi industri rokok Kudus Tahun 1918-1964 Naufal Mubarok Akhmad; Yuliati Yuliati
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The cigarette industry cannot be separated from the Kudus City which has been maintained since ancient times until now which has succeeded in prospering most of the people of Kudus City. The development of urban planning and supporting infrastructure in Kudus City, which is classified as very good, cannot be separated from the presence of the cigarette industry. Although there are many recommendations that smoking is prohibited because of its very bad impact on health, on the other hand, it is the situation of the cigarette industry that has moved the economy from the smallest sector, namely society, to the largest sector, namely the state. The author's purpose of discussing this is to introduce the history and dynamics of the cigarette industry in Kudus City so that it is successful for the welfare of the community, especially for the workers. This study uses the historical method in which observations are made through the results of the construction of past events to strengthen their conclusions from all kinds of observational sources. The results of the research are then used as a written paper as a reference for new learning sciences, especially regarding the cigarette industry. Industri rokok tidak bisa dipisahkan dengan Kota Kudus yang telah terjaga sejak dulu kala hingga sekarang ini yang telah berhasil menyejahterakan sebagian besar masyarakat Kota Kudus. Pembangunan tata kota dan infrastruktur pendukung di Kota Kudus yang tergolong sangat baik juga tidak terlepas karena hadirnya industri rokok. Walaupun banyak anjuran dilarang merokok karena dampaknya yang sangat buruk bagi kesehatan tetapi di lain situasi industri rokok inilah yang telah menggerakan perekonomian dari sektor terkecil yaitu masyarakat sampai sektor terbesar yaitu negara. Tujuan penulis membahas ini adalah untuk mengenalkan sejarah dan dinamika industri rokok di Kota Kudus hingga berhasil menyejahterakan masyarakat terutama bagi para buruhnya. Penelitian ini menggunakan metode historis dimana pengamatannya melalui hasil dari konstruksi peristiwa masa lalu untuk dikuatkan kesimpulannya dari segala macam sumber pengamatan. Hasil penelitian kemudian dijadikan suatu karya tulis sebagai referensi ilmu pembelajaran yang baru terutama mengenai industri rokok.