Tara Mustikaning Palupi
Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

LITERASI DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS: PROGRAM PENDAMPINGAN UNTUK MGMP BAHASA INGGRIS SMP Ilza Mayuni; Uwes Chairuman; Imas Wahyu Agustina; Tara Mustikaning Palupi; Kurniawan Aji Subianto; Alvin Harya Putra; Pieter Pieter
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11650

Abstract

Abstrak: Kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Pertama, namun sebagian besar guru di Kabupaten Agam mengalami kendala dalam penguasaan digital ini. Program pendampingan menjadi salah satu upaya untuk memfasilitasi guru Bahasa Inggris SMP tersebut dengan kemampuan literasi digital melalui program Kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Agam dan Universitas Negeri Jakarta. Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian multiyear, program pendampingan ini dilaksanakan selama empat hari penuh secara tatap muka, pada 23 – 26 Juni 2022, dan melibatkan lima orang dosen dan tiga orang mahasiswa. Hasil angket dan refleksi akhir program menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan guru dalam meningkatkan kemampuannya memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran. Pasca pendampingan, lokakarya berseri bertema Microlearning untuk pembelajaran digelar secara virtual setiap bulan dan melibatkan lebih banyak dosen. Berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Kabupaten Agam, kegiatan ini dijadikan sebagai program unggulan untuk tiga tahun ke depan dan akan melibatkan semua guru pengampu Bahasa Inggris.Abstract: The ability to use technology is one of the important factors in learning English in the Kurikulum Merdeka in Junior High Schools, however, most teachers in Agam Regency experience problems mastering these digital skills. This mentoring program is one of the efforts to facilitate Junior High School English teachers with digital literacy skills as a Partnership program between the Agam Regency Government and the Jakarta State University. As a follow-up to the results of multi-year research in the previous year, this program was held face-to-face for four full days, 23 – 26 June 2022, involving five lecturers and three students. The questionnaire and the final reflection show that this activity is beneficial and in line with the needs of teachers in utilizing technology for learning. After the mentoring, this program continued with a series of workshops themed on Microlearning in English learning held virtually every month. Based on the evaluation results of Agam Regency, this activity is designated as a flagship program for the next three years and will involve all English teachers.
PENDAMPINGAN STRATEGI PENGAJARAN LISTENING SKILLS BERORIENTASI MULTILITERASI UNTUK GURU BAHASA INGGRIS DI KABUPATEN AGAM Tara Mustikaning Palupi; Ilza Mayuni; Imas Wahyu Agustina; Mochammad Faisal Agiel
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32125

Abstract

Abstrak: Kurangnya pemanfaatan media multilititerasi dalam pembelajaran menyimak menjadi tantangan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru-guru Bahasa Inggris SMP di Kabupaten Agam dalam mengajarkan keterampilan menyimak berbasis Kurikulum Merdeka dengan pendekatan multiliterasi. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, workshop, dan sesi praktikum dengan melibatkan enam puluh guru anggota MGMP Bahasa Inggris di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Evaluasi dilakukan melalui 30 butir pertanyaan pretest dan posttest yang menilai peningkatan pemahaman dan keterampilan pedagogis peserta. Hasil menunjukkan 69% peserta mengalami peningkatan kemampuan dalam kategori sangat tinggi, sementara 31% lainnya menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan terlihat dalam pembuatan dan penggunaan media ajar inovatif seperti video, podcast, dan roleplay, serta strategi pengajaran yang lebih variatif. Pengabdian ini berhasil memperkuat softskills dan hardskills guru dalam merancang pembelajaran listening yang aktif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan siswa. Abstract: The limited integration of multi literacy-based media in listening instruction represents a significant challenge in the effective implementation of the Merdeka Curriculum. This community service aimed to enhance the competence of junior high school English teachers in Agam Regency in teaching listening skills based on the Merdeka Curriculum and multiliteracy approaches. Activities included socialization, workshops, and practical sessions involving MGMP English teachers. Evaluation was conducted using pretests and posttests to assess improvement in pedagogical understanding and skills. Results showed that 69% of participants experienced a significant increase in the “very high” category, while 31% showed notable improvement. Gains were evident in the use of innovative teaching media such as videos, podcasts, and roleplay, as well as more varied teaching strategies. This program effectively improved both soft and hard skills of the teachers in designing listening lessons that are active, contextual, and aligned with students’ needs.