Eva Marsepa
Keperawatan, Universitas Yatsi Madani

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PENTINGNYA SARAPAN PAGI PADA REMAJA Siti Haeriyah; Nurry Ayuningtyas; Eva Marsepa; Faidatusyarifah Faidatusyarifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11643

Abstract

Abstrak: Sarapan pagi dengan zat gizi yang baik akan menyuplai seluruh organ tubuh untuk mengingat, olahraga fisik atau aktivitas sehari-hari dengan maksimal di pagi hari. Hasil penelitian membuktikan bahwa sarapan yang bergizi dapat meningkatkan konsentrasi remaja pada saat belajar di Sekolah berdampak positif terhadap produktifitas. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk untuk meningkatkan kesadaran akan status gizi remaja melalui pemahaman tentang pentingnya sarapan untuk remaja, sehingga remaja mempunyai konsep kesehatan dan meminimalisir masalah-masalah kesehatan yang terjadi pada remaja. Metode ceramah yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini dengan menyampaikan materi terkait dengan sarapan pagi serta ada tanya jawab antara penyuluh dengan remaja diakhir kegiatan ini. Mitra yang terlibat adalah Kepala sekolah di SMK 8 Tangerang dan peserta sebanyak 28 orang. Evaluasi kegiatan ini dapat dilihat dari hasil kuesioner yang dibagikan adalah pretest sebelum penyuluhan dan posttest setelah penyuluhan. Hasilnya yaitu katagorik remaja pada pengetahuan baik sebelum penyuluhan sebanyak 13 orang (46,4%) dan setelah penyuluhan menjadi 17 orang (60,7%), artinya ada peningkatan pengetahuan baik (14,3%).Abstract: Breakfast with good nutrition will supply all organs of the body for memory, physical exercise or daily activities to the maximum in the morning. The results of the study prove that a nutritious breakfast can increase the concentration of adolescents while studying at school has a positive impact on productivity. The purpose of this community service is to increase awareness of the nutritional status of adolescents through an understanding of the importance of breakfast for adolescents, so that adolescents have a health concept and minimize health problems that occur in adolescents. The lecture method used in this community service is to convey material related to breakfast and there is a question and answer session between the extension worker and the youth at the end of this activity. The partners involved were the principal at SMK 8 Tangerang and 28 participants. Evaluation of this activity can be seen from the results of the questionnaires distributed, namely pre-test before counseling and post-test after counseling. The result is the category of adolescents on good knowledge before counseling as many as 13 people (46.4%) and after counseling to 17 people (60.7%), meaning that there is an increase in good knowledge (14.3%).
KOMUNIKASI, INFORMASI, DAN EDUKASI TENTANG HEPATITIS AKUT PADA ANAK Eva Marsepa; Nurry Ayuningtyas Kusumastuti; Oka Solehatul Mufrokah; Syafika Arifiyanti
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i1.12154

Abstract

Abstrak: Hepatitis akut adalah penyakit berbahaya bagi kesehatan tubuh. Penyakit ini sudah mulai masuk di Indonesia. Hepatitis akut menyerang anak usia 1 bulan sampai 16 tahun. Data pada tanggal 18 Mei 2022 pada kelompok umur penderita hepatitis akut di bawah 5 tahun sebanyak 7 pasien, umur 6-10 tahun sebanyak 2 pasien, dan 11-16 tahun sebanyak 5 pasien. Dari 14 pasien yang diduga menderita hepatitis akut tersebut terdapat 6 pasien yang meninggal dunia, 4 pasien sedang dalam perawatan, dan 4 kasus lainnya sudah dipulangkan (Kemenkes, 2022a). Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memberikan komunikasi, informasi dan edukasi kepada para orang tua mengenai hepatitis akut pada anak. Metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan mengadakan penyuluhan kesehatan kepada warga. Mitra dalam kegiatan penyuluhan ini adalah pihak RT 030 RW 009 dan warga Perumahan Bukit Tiara sebanyak 20 orang. Memberikan kuesioner kepada responden sebelum dan sesudah pelaksanaan pengabdian merupakan cara untuk melakukan evaluasi. Setelah dilakukan perhitungan, sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan mengalami peningkatan sebesar 10%.Abstract: Acute hepatitis is a dangerous disease for the body's health. This disease has started to enter Indonesia. Acute hepatitis attacks children aged 1 month to 16 years. Data on 18 May 2022 in the age group of patients with acute hepatitis under 5 years as many as 7 patients, ages 6-10 years as many as 2 patients, and 11-16 years as many as 5 patients. Of the 14 patients suspected of having acute hepatitis, 6 patients died, 4 patients were being treated, and 4 other cases had been discharged (Ministry of Health, 2022a). The purpose of this activity is to provide communication, information and education to parents about acute hepatitis in children. The method of community service is carried out by holding health education to residents. Partners in this outreach activity are RT 030 RW 009 and 20 residents of Bukit Tiara Housing. Giving quetionnaires to respondents before and after the implementation of service is a way to evaluate. After the calculation, before and after the counseling increased of 10%.