Muhammad Nadjib
Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERANGAN JALAN UMUM BERBASIS PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DI DESA SIDOHARJO KABUPATEN KULON PROGO Novi Caroko; Muhammad Nadjib; Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi; Surya Budi Lesmana; Tony Khristanto Hariadi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11516

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) terutama tenaga surya di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Kondisi geografis Desa Sidoharjo memiliki potensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Perlu adanya perluasan PLTS di Desa Sidoharjo. Selain itu, masyarakat belum memahami pentingnya hemat energi dan pemanfaatan EBT. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai EBT dan pemanfaatannya dengan bijak. Metode yang digunakan dalam program pengabdian yaitu survei, observasi, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan pembangunan PLTS penerangan jalan umum serta monitoring dan evaluasi. Mitra dalam program pengabdian ini adalah pemerintah Desa Sidoharjo. Program pengabdian diikuti oleh 21 peserta. Hasil pengabdian masyarakat di Desa Sidoharjo berjalan dengan lancar dan sukses. Instalasi PJUTS berfungsi dan dapat menerangi jalan umum. Hasil evaluasi penyuluhan penghematan energi, penggunaan, dan pemeliharaan PJUTS menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat sebesar 61,9% terkait pentingnya menghemat energi dan penggunaan energi baru. Rata-rata masyarakat sangat setuju perlu adanya pengelolaan dan pemanfaatan energi menggunakan sumber energi dari sekitar lingkungan masyarakat.Abstract: The use of New and Renewable Energy (NRE), especially solar power in Indonesia, has enormous potential. The geographical condition of Sidoharjo Village has the potential for the development of Solar Power Plants (SPP). It is necessary to expand the SPP in Sidoharjo Village. In addition, people do not yet understand the importance of energy saving and the use of NRE. This community service program aims to increase public awareness and understanding of NRE and its wise use. The methods used in the service program are surveys, observations, socialization, counseling, training, and construction of public street lighting Solar Power Plants as well as monitoring and evaluation. The partner in this service program is the Sidoharjo Village government. The service program was attended by 21 participants. The results of community service in Sidoharjo Village went smoothly and successfully. Solar Public Street Lighting Installation works and can illuminate public roads. The results of the evaluation of energy-saving counseling, use, and maintenance of Solar Public Street Lighting showed an increase in public understanding by 61.9% regarding the importance of saving energy and using new energy. The average community strongly agrees that there is a need for energy management and utilization using energy sources from around the community.
PELATIHAN DAN PEMBUATAN TRAINER PROGRAMMABLE LOGIC CONTROLLER UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI GURU Fitroh Anugrah Kusuma Yudha; Aris Widyo Nugroho; Muhammad Nadjib; Totok Suwanda; Bambang Riyanta
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13962

Abstract

Abstrak: Pelatihan Programmable Logic Controller PLC dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan salah satu kompetensi guru sekolah menengah kejuruan (SMK). Dengan pelatihan ini guru dapat meningkatkan softskill dan hardskill sehingga dapat membentuk lulusan yang berkompeten dibidang otomasi industri. Sasaran pelatihan ini adalah 10 guru SMK Muhammadiyah 2 Borobudur. Program pelatihan dirancang dalam dua bentuk proses pembelajaran yaitu teori dan praktik menggunakan trainer PLC Outseal. Kedua materi tersebut merupakan bagian dari materi otomasi industri. Setiap guru perlu memahami materi ini dan kemudian dapat diajarkan kepada siswa. Materi pembelajaran yang profesional harus menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini serta mengikuti perkembangan terakhir abad ini yaitu revolusi industri 4.0. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa tingkat profesionalitas guru bidang otomasi industri khususnya PLC mengalami peningkatan 85% dihasilkan dari nilai rata-rata ujian awal dan ujian akhir dengan nilai yang diperoleh pada ujian awal 40 dan nilai ujian akhir 70. Penggunaan fasilitas praktik PLC di SMK Muhammadiyah 2 Borobudur memiliki banyak keuntungan khususnya pada peningkatan kemampuan guru dalam program teknik otomasi yaitu kemampuan dasar pemograman PLC. Harapan dari pelatihan ini adalah guru dapat berlatih, membuat dan merancang sistem dalam teknik otomasi industri dengan menggunakan PLC secara mandiri.Abstract: Programmable Logic Controller PLC training is carried out as an effort to improve one of the competencies of vocational high school (SMK) teachers. With this training, teachers can improve their soft skills and hard skills so they can form graduates who are competent in the field of industrial automation. The target of this training is 10 teachers of SMK Muhammadiyah 2 Borobudur. The training program is designed in two forms of the learning process, namely theory and practice using the Outseal PLC trainer. Both materials are part of industrial automation materials. Every teacher needs to understand this material and then it can be taught to students. Professional learning materials must adapt to the latest developments in science and technology and follow the latest developments in this century, namely the industrial revolution 4.0. The results of the training show that the professional level of teachers in the field of industrial automation, especially PLCs, has increased by 85% resulting from the average score of the initial exam and final exam with the score obtained in the initial exam of 40 and the final exam score of 70. The use of PLC practice facilities at Muhammadiyah 2 Borobudur Vocational School has many advantages, especially in increasing the ability of teachers in automation engineering programs, namely the basic skills of PLC programming. The hope of this training is that teachers can practice, create, and design systems in industrial automation techniques using PLCs independently.