Issabella Lizbeth Madeline
Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan “lean thinking” dalam perpajakan dan manajemen untuk mencapai SDG di era super smart society 5.0 Yonathan Sutanto; Issabella Lizbeth Madeline; Eunike Patricia
INOVASI Vol 18, No 3 (2022): Agustus
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jinv.v18i3.11188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan peran akuntan dalam kegiatan operasional perusahaan untuk mencapai efektivitas dan efisiensi berdasarkan pemikiran “lean”, sehingga diharapkan kedepannya dapat mendukung sustainable development goals. Era digitalisasi yang semakin menguasai bisnis membutuhkan persiapan yang matang untuk menciptakan keberlanjutan di masa depan, termasuk pengetahuan dan kemampuan masyarakat sehingga dapat menghadapi super smart society 5.0 yang mayoritas menggunakan teknologi terbaru. Teknologi akan meningkatkan peran akuntan dalam mencapai sustainable development goals (SDG) yang tidak hanya berfokus untuk mencapai standarnya, tetapi bagaimana perusahaan dan seluruh elemen negara mampu mencapai keberlanjutan demi generasi mendatang. Disinilah, peran akuntan sangat penting untuk menjembatani teori dengan penerapannya dalam perusahaan sehingga kegiatan bisnis menjadi lebih efisien dan efektif untuk mendukung SDG yang berlandaskan pemikiran “lean”. Lean adalah pemikiran secara terus menerus untuk mencapai efektivitas dan menghilangkan waste yang ada sehingga perusahaan dapat mengalami peningkatan laba. Di lain sisi, peningkatan laba akan disertai dengan peningkatan beban pajak sehingga perusahaan cenderung menghindarinya. Atas dasar tersebut, kami menciptakan solusi melalui aplikasi D-TAC yang bertujuan mempermudah administrasi perpajakan melalui jasa konsultasi pajak dan manajemen. Diharapkan, dapat tercipta kesadaran dalam menanggapi isu pentingnya membayar pajak sebagai sumber pendanaan utama membiayai 17 poin penting dalam SDG.