Yenni Nuraeni Manalu
SMP Negeri 1 Labuhan Deli

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) Yenni Nuraeni Manalu
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v3i2.1680

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IX-7 melalui strategi pembelajaran Cooperative Tipe Student Team Achievement Divison (STAD) di SMP Negeri 1 Labuhan Deli pada tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-7 SMP Negeri 1 Labuhan Deli sebanyak 29 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan perhitungan nilai rata-rata siswa, persentase nilai ketuntasan siswa dan persentase nilai siswa yang belum tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Student Team Achievement Divison (STAD) dengan hasil sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 40,0 pada siklus I meningkatkan menjadi 66,21 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 76,55. (2).Terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 65,52% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 86,21% pada siklus II,(3).Terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menurun menjadi 34,48% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 13,79% dengan kata lain hanya 4 siswa saja yang memperoleh nilai dibawah 60 dan selebihnya (25) siswa memperoleh nilai 70 dan di atas 70.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN METODE DEBAT Yenni Nuraeni Manalu
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Inggris di Kelas VIII-10 melalui Metode Pembelajaran Debat (Debating) di SMP Negeri 1 Labuhan Deli Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Labuhan Deli sebanyak 32 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Instrumen yang di gunakan untuk pengelolaan data adalah menggunakan perhitungan jumlah rata-rata siswa yang tuntas, persentase jumlah siswa yang belum tuntas dan persentase jumlah siswa yang sudah tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan Metode pembelajaran Debat (Debating) dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada test awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 43,44, pada siklus I meningkatkan menjadi 66,88 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 75,31, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada test awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 68,75% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 90,63% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada test awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 31,25% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 9,37% dengan kata lain hanya 3 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (29) siswa memperoleh nilai 70 dan di atas 70.