Sudaryanti Sudaryanti
Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Responsivitas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Wonogiri dalam Memberikan Perlindungan bagi Korban Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Bekti Nurul Hidayah; Sudaryanti Sudaryanti
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebela

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.943 KB) | DOI: 10.20961/wp.v1i1.50889

Abstract

Perlindungan Perempuan dan Anak) terbanyak di Indonesia, namun di sisi lain kasus kekerasan perempuan dan anak di Wonogiri masih marak terjadi. Hal ini yang menjadikan Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Wonogiri perlu memberikan perlindungan bagi korban kekerasan. Artikel ini membahas mengenai responsivitas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Wonogiri dalam memberikan perlindungan bagi korban kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Jenis penelitian yang digunakan  deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan snowball sampling. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari artikel ini yaitu bahwa bahwa responsivitas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Wonogiri dalam memberikan perlindungan bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak sudah cukup baik dan responsif, hanya saja memang belum optimal.