Casnuri Casnuri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN BIDAN DENGAN KEPATUHAN BIDAN TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI DI BPM WILAYAH SLEMAN YOGYAKARTA Casnuri Casnuri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.145 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i2.171

Abstract

Latar belakang: Infeksi merupakan salah satu penyebab Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi di Indonesia. Tindakan pencegahan infeksi (PI) harus diterapkan dalam setiap aspek asuhan persalinan dan kelahiran bayi untuk melindungi ibu, bayi baru lahir, keluarga, penolong persalinan dan tenaga kesehatan lainnya dengan jalan menghindarkan transmisi penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur. Juga upaya-upaya untuk menurunkan risiko terjangkit atau terinfeksi oleh mikroorganisme yang menimbulkan penyakit-penyakit yang hingga kini belum ditemukan cara pengobatannya, misalnya Hepatitis dan HIV/AIDS2.Tindakan pencegahan infeksi merupakan bagian esensial dari asuhan lengkap yang diberikan kepada ibu dan bayi baru lahir yang dilaksanakan secara rutin pada saat menolong persalinan dan kelahiran. Bidan sebagai ujung tombak layanan kebidanan di masyarakat bertanggung jawab mencegah penularan infeksi baik pada diri sendiri maupun oranglain saat melakukan pertolongan persalinan. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dan sampel penelitian ini adalah bidan di wilayah Sleman DIY bagian timur sebanyak 12 bidan. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat (distribusi frekuensi, analisis bivariat (uji kai kuadrat)Hasil Penelitian: Hasil analisis diperoleh bahwa kepatuhan bidan dalam pencegahan infeksi sebanyak 60%, sebagian besar bidan berpendidikan diploma III (96,7%), usia sebagian besar termasuk usia produktif (60%), pengetahuan rendah (73,3%), bidan yang memiliki pengalaman kerja lebih dari 5 tahun sebanyak (96,7%). Tidak terdapat hubungan antara usia, pendidikan dan pengalaman kerja dengan kepatuhan serta terdapat hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan. Kata kunci : Karakteristik, Pengetahuan, Kepatuhan, Pencegahan Infeksi, Bidan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF OLEH IBU YANG BERKUNJUNG DI PUSKESMAS MERGANGSAN KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2013 Casnuri Casnuri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.835 KB) | DOI: 10.35842/mr.v9i1.45

Abstract

Pemberian ASI secara eksklusif adalah tindakan yang hanya memberikan ASI saja segera setelah bayi lahir sampai bayi berusia enam bulan tanpa tambahan makanan dan cairan apapun termasuk air putih. Rendahnya cakupan pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh faktor sosial budaya, promosi susu formula, dukungan keluarga dan petugas kesehatan, kesehatan ibu, kesehatan bayi, status pekerjaan ibu, tingkat pendapatan keluarga, tingkat pendidikan, pengetahuan dan sikap ibu.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta tahun 2013.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain penelitian Cross Sectional dengan variabel independen umur, pendidikan, pekerjaan, paritas, pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, kebiasaan pemberian MP-ASI Dini dan akses informasi kesehatan. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 7-12 bulan yang berkunjung di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta pada Bulan Juni-Juli tahun 2013. Sampel sejumlah 103 responden yang dipilih secara accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder menggunakan kuesioner yang telah diuji coba. Analisis data yang dilakukan adalah univariat, bivariat dan multivariat.Hasil analisis membuktikan bahwa pencapaian pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Mergangsan Kota Yogyakarta tahun 2013 sebesar 72.8%. Variabel yang berhubungan berdasarkan analisis chi-square adalah variabel paritas dan pengetahuan. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif adalah pengetahuan (OR=6.215). Saran penulis dalam penelitian ini adalah agar tenaga kesehatan lebih intensif dalam memberikan penyuluhan kesehatan terutama tentang ASI Eksklusif. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Puskesmas, Bayi usia 7-12 bulan, Pengetahuan                                                ABSTRACTExclusive breastfeeding is an act that only give breast milk soon after birth until the baby is six months old without any additional food and fluids including water. The low coverage of exclusive breastfeeding is influenced by socio-cultural factors, promotion of infant formula, family support and health workers, women's health, infant health, mother's employment status, family income level, education level, knowledge and attitude of mothers.The purpose of this study was to determine the description of the factors associated with exclusive breastfeeding in Mergangsan Puskesmas in Yogyakarta in 2013.This study uses a quantitative approach to cross-sectional research design with the independent variables age, education, occupation, parity, knowledge, attitude, family support, health support workers, giving habits Early complementary feeding and access to health information. The population is all mothers with infants aged 7-12 months who visit the health center Mergangsan Yogyakarta in June-July 2013. Sample number of 103 respondents were selected by accidental sampling. Collecting data using primary and secondary data using questionnaires that have been tested. Data analysis is univariate, bivariate and multivariate analyzes.Analysis results proved that the achievement of exclusive breastfeeding in Mergangsan Puskesmas in Yogyakarta in 2013 amounted to 72.8%. Related variables based on chi-square analysis was variable parity and knowledge. The most dominant factors associated with exclusive breastfeeding is knowledge (OR = 6,215). Advice authors of this research is that more intensive health workers to provide health education especially about exclusive breastfeeding. Keywords: exclusive breastfeeding, health center, Infants 7-12 months of age, Knowledge