Florentina Kusyanti
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG POSYANDU DENGAN KEPATUHAN IBU DATANG KE POSYANDU DI DESA MAYUNGSARI BENER PURWOREJO Florentina Kusyanti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 10, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.329 KB) | DOI: 10.35842/mr.v10i3.110

Abstract

Posyandu merupakan program pemerintah tentang kesehatan yang dilaksanakan di desa-desa, cakupan posyandu banyak yang tidak mencapai target yang ditentukan pemerintah.MDGs  merupakan program yang dicanangkan oleh PBB dalam mempercepat penurunan AKI dan AKB, dimana program MDGs AKI dengan mengurangi ¾ dan AKB 2/3.Jumlah posyandu di Indonesia 242.124 dan cakupan pemanfaatan hanya 50%. Cakupan D/S posyandu di desa Mayungsari pada bulan Januari sebesar 56,2% di bawah target sebesar 80% .Tujuan : Untuk mengetahuai apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu dengan kepatuhan ibu datang ke posyandu di desa Mayungsari, Kecamatan Bener, Kebupaten Purworejo?Metode Penelitian : Penelitian dilaksanakan di Desa Mayungsari, Desain penelitian adalah Cross sectional. Subjek penelitian ibu yang mempunyai anak umur 12-59 bulan di desa Mayungsari. Pengambilan sampel dengan menggunakan metode total sampling.Variabel bebas tingkat pengetahuan dan variabel terikat kepatuhan, Jumlah sampel 59 orang, uji statistik yang dipakai chi square, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah primer dan data sekunder.Hasilnya : Tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu   baik sebanyak 66,1%, Responden yang patuh datang ke posyandu sebanyak 71,2%. Nilai uji statistik χ2 = 6,621 dan nilai p value = 0.036 sedangkan nilai C = 0.318, menjelaskan hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan.Kesimpulan : Ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang posyandu dengan kepatuhan ibu datang ke posyandu berdasarkan nilai χ2 = 6,621 dan p value 0,036, dengan kekuatan hubungan pada penelitian ini keeratan sedang dengan nilai C= 0,318  Kata kunci : Tingkat Pengetahuan  dan kepatuhan ibu ke posyandu.ABSTRACTBackground : Posyandu is the goverment program dealing both health sector which is done is villages, yet many   programs are not achieved. MDG is UND’s program to accelerate the decrease of AKI and AKB, which is MDG’s AKI program by reducing 3⁄4 and AKB  2⁄3. The total number of Posyandu in Indonesia 242.124 and only 50% is used well by the society.  D/S posyandu involved at Mayungsari on Januari is 56,2% under the target 80%.Objective: To know whether the relationship between mother’s knowledge about Posyandu with mother’s obsdience ti come to posyandu at Mayungsari, Bener diskrict, Purworejo regencyMenthode:  This Research is in  Mayungsari village. The research design is sectional cross. Research subject is mother whos son/ in Mayungsari village.Total sampling is the way how to take the sample. Free variable level knowledge and bound variabel obedience, sum of sample is 59 mother, statistik test used is chi square, The data to research used is primer and seconder.daughter at the age of 12-59 month Result: The level of mother’s kowledge about Posyandu is good 66,1%, the respondents who come to posyandu regularly is 71,2%. The result of the statistics test compared χ2=6,621 and compared to p value = 0,036 as for compared C = 0,318, explains that the relationship between mother’s kowledge level about posyandu with there obedience.Conclution : There is relationship between the level of mother knowledge about posyandu with mother obidience coming to posyandu based on the value χ2=6,621 and value of p 0,036, with the relationship power on this research is middle level, the score C =0,318                                                 Keywords: knowledge level and mother the obedience in posyandu
FAKTOR MOTIVASI DAN SIKAP YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA BIDAN DALAM PEMANTAUAN PENCATATAN PELAPORAN POSYANDU DI WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2014 Florentina Kusyanti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 12, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.009 KB) | DOI: 10.35842/mr.v12i3.114

Abstract

Pemantauan pencatatan pelaporan posyandu sebagai upaya dalam memperbaiki pencatatan pelaporan yang  belum sempurna,   hanya dilaksanakan oleh kader di wilayah Puskesmas Kabupaten Magelang .pelaksanaannya belum maksimal dibuktikan dengan adanya beberapa bidan yang belum melaksanakan pemantauan pencatatan pelaporan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan  kinerja bidan Desa  dalam Pemantauan pencatatan pelaporan posyandu  di Wilayah kerja Dinas Kesehatan  Kabupaten Magelang  Tahun 2014.Jenis penelitian Explanatory Research dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan proportionate random sampling. Variabel penelitian yaitu sikap, motivasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah Rank Spearman’s  dan analisis uji statistic multivariate SEMHasil penelitian menunjukkan kinerja bidan  baik (56,1%), sikap  baik (53,7%), motivasi  tidak baik (57,3%), Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara Sikap (p= 0,001), motivasi (p=0,001), dengan kinerja bidan dalam pemantauan pencatatan pelaporan posyandu , Analisis bersama diperoleh hasil variabel sikap mempunyai coefisien korelasi yang paling kuat.Disarankan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang dan pihak Puskesmas untuk membuat jadwal supervisi secara rinci sesuai program Kesehatan Ibu dan Anak serta mensosialisasikan kepada bidan Puskesmas mengenai bahan supervisi (dokumen yang harus disiapkan) dan jadwal supervisi tersebut.  Kata Kunci           : Kinerja Bidan, pemantauan pencatatan pelaporan posyandu ABSTRACT Monitoring of Recording  report in an effort to improve neighborhood health center recording and reporting of adverse neighborhood health center has not been reported correctly. Recording is useful for detecting of risks to pregnant women, childbirth, infant and child.  The implementation of reporting is the task of reporting on neighborhood health center cadre, but the midwife still have to monitor the quality of records (accuracy, completeness). In implementation in Magelang was not all midwives carrying out the monitoring task (58.5%). The purpose of this study was to determine the factors related to performance in a village midwife recording monitoring reporting childhood facilities in work area DHO Magelang 2014.                The type of  ranesearch in this study is Explanatory Research study with cross sectional approach. Sampling techniques using proportionate random sampling.  The population is 347  village midwives, the midwife as the sample of 82 respondents. Research variables namely  attitudes, motivation,  Instrument research using questionnaires. The analysis used is Spearman’s Rank and SEM analisys of multivariate statisticaltests.        The results showed several variables with both criteria, namely: the performance of midwives (56.1%),attitude (53.7%), whereas the variable is not a good criteria is motivation (57.3%), .The results showed all the variables has significant relationship between  attitude (p = 0.001), motivation (p = 0.001), with performance midwife in a recording monitoring reporting neighborhood health center, together with SEM to test because there is a relationship (coefien corelation = 0.644 ) relationship was mast strongly linked to actitude                 Suggested for Magelang District Health Office and the health center to schedule an appropriate supervision detailed maternal and child health programs and socialized to the health center midwife supervision of materials (documents to be prepared) and the supervision schedules. Keywords: Performance Midwife, recording monitoring reportin neighborhood health center, Kader neighborhood health center.
HUBUNGAN ANTARA GANGGUAN MENSTRUASI (DISMENOREA) DENGAN AKTIFITAS BELAJAR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI D -III KEBIDANAN Florentina kusyanti; Astri Drusila Jakoba Fay
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : LPPM An Nuur Purwodadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.408

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri dalam pergantian dari anak-anak masuk ke dalam remaja adalah perubahan baik secara fisik maupun perubahan hormonal,sehingga anak perempuan akan mengalami menstruasi yang akan dating tiap bulan.Sebanyak 75% Wanita pada tahap remaja akhir akan mengalami gangguan yang berhubungan dengan hormona berkaitan dengan menstruasi.Gangguan menstruasi tidak dialami oleh semua remaja tetapi ada beberapa remaja putri yang mengalami gangguan menstruai yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan fisik maka dapat menggangu anktifitas rutin maupun aktifitas belajar,selain itu jua mengganggu psikologis remaja dalam berfikir atau menhadapi masalah.Gangguan menstruasi yang paling sering menganggu aktifitas belajar adalah dysmenorrhea. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara gangguan menstruasi dysmenorrhea dengan aktifitas belajar dengan pada mahasiswa D-III Kebidanan Angkatan 2012Metode: Penelitian ini dilaksanakan di prodi D-III Kebidan pada mahasiswa kebidanan Angkatan 2012,Desain yang dipakai pasa penelilian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cros sectional Tehnik pengumpulan data dengan Purposive or Judgement Sampling jumlah sampel 69 responden .Data diambil pada mahasiswa yang mengalami gangguan dysmenorrhea. Saat menstruasi.Hasil: Jumlah 68 responden ,Umur responden mayoritas berumur antara 20-35 tahun sebesar 60,3%, Aktifitas Belajar responden mayoritas masih aktif sebesar 72,1%,Ganguan menstruasi Dismenorea mayoritas dismenorea ringan sebesar 63,2%, Menurut hasil hubungan ada hubungan dengan nilai signifikasi 0,000Kesimpulan: Ada hubungan antara aktifitas belajar dengan gangguan menstruasi disminorea dengan nilai kearatan 0,602 dengan tingkat keratan sedang
HUBUNGAN ANTARA GANGGUAN MENSTRUASI (DISMENOREA) DENGAN AKTIFITAS BELAJAR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI D -III KEBIDANAN Florentina kusyanti; Astri Drusila Jakoba Fay
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8, No 01 (2023): The Shine Cahaya Dunia Ners
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v8i01.408

Abstract

Latar Belakang: Remaja putri dalam pergantian dari anak-anak masuk ke dalam remaja adalah perubahan baik secara fisik maupun perubahan hormonal,sehingga anak perempuan akan mengalami menstruasi yang akan dating tiap bulan.Sebanyak 75% Wanita pada tahap remaja akhir akan mengalami gangguan yang berhubungan dengan hormona berkaitan dengan menstruasi.Gangguan menstruasi tidak dialami oleh semua remaja tetapi ada beberapa remaja putri yang mengalami gangguan menstruai yang bisa menyebabkan ketidaknyamanan fisik maka dapat menggangu anktifitas rutin maupun aktifitas belajar,selain itu jua mengganggu psikologis remaja dalam berfikir atau menhadapi masalah.Gangguan menstruasi yang paling sering menganggu aktifitas belajar adalah dysmenorrhea. Tujuan untuk mengetahui hubungan antara gangguan menstruasi dysmenorrhea dengan aktifitas belajar dengan pada mahasiswa D-III Kebidanan Angkatan 2012Metode: Penelitian ini dilaksanakan di prodi D-III Kebidan pada mahasiswa kebidanan Angkatan 2012,Desain yang dipakai pasa penelilian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cros sectional Tehnik pengumpulan data dengan Purposive or Judgement Sampling jumlah sampel 69 responden .Data diambil pada mahasiswa yang mengalami gangguan dysmenorrhea. Saat menstruasi.Hasil: Jumlah 68 responden ,Umur responden mayoritas berumur antara 20-35 tahun sebesar 60,3%, Aktifitas Belajar responden mayoritas masih aktif sebesar 72,1%,Ganguan menstruasi Dismenorea mayoritas dismenorea ringan sebesar 63,2%, Menurut hasil hubungan ada hubungan dengan nilai signifikasi 0,000Kesimpulan: Ada hubungan antara aktifitas belajar dengan gangguan menstruasi disminorea dengan nilai kearatan 0,602 dengan tingkat keratan sedang