This Author published in this journals
All Journal Jurnal Widya
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Data Mining Pada Daerah Penyebaran DBD Di Jawa Barat Dengan Metode K-Means Clustering Maharanisa Maharanisa
JURNAL WIDYA Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Widya, October 2022
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widya Loka Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/awl.v3i2.103

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit DBD ini dapat berkenaan kondisi lingkungan dan prilaku masyarakat. Dengan ini membahas tentang bagaimana pengelompokan jumlah daerah yang terjangkit DBD di daerah Provinsi Jawa Barat tahun 2016. Metode yang diterapkan ialah Data Mining Algoritma K-Means Clustering dimana penerapan proses K-Means Clustering  menggunakan tools RapidMiner. Dengan menggunakan metode ini maka data set yang sudah telah diperoleh dapat dikelompokan menjadi beberapa cluster, dimana penerapan metode K-Means Clustering Penelitian ini mencari sumber data search di web site Open Data Jawa Barat. Hasil yang diperoleh bahwa terdapat 3 penyebaran penyakit DBD dengan Cluster tingkat tinggi (C1) yaitu Kota Bandung dengan data kasus DBD berdasarkan Jenis Kelamin Laki-Laki (L) : 2054 Jiwa dan Perempuan (P) : 1827 Jiwa dengan jumlah kasus 3881 Jiwa., Cluster tingkat sedang (C2) yaitu Kota Bogor dengan data kasus DBD berdasarkan Jenis Kelamin Laki-Laki (L) : 658 Jiwa dan Perempuan (P) : 566 Jiwa dengan jumlah kasus 1224 Jiwa., dan Cluster tingkat rendah (C3) yaitu Kabupaten Pangandaran dengan data kasus DBD berdasarkan Jenis Kelamin Laki-Laki (L) : 73 Jiwa dan Perempuan (P) : 70 Jiwa dengan jumlah kasus 143 Jiwa. Hal ini dapat menjadi himbauan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan meningkatkan pencegahan terhadap penularan penyakit demam berdarah, sehingga meningkatkan kepedulian peran aktif masyarakat dengan bergotong royong dalam kebersihan dan dengan melalui aktivitas pemberantasan nyamuk dilingkunganya dan jentik nyamuk secara berkala