Rizal Rizal
SMP Negeri 1 Popayato Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Guru SMP Negeri 1 Popayato Barat Pada Kegiatan Proses Belajar Mengajar di Masa Pandemi Rizal Rizal
Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian Vol 2, No 4 (2022): December
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/dikmas.2.4.1129-1138.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peran kepala sekolah: dalam meningkatkan mutu Guru Selama Proses Belajar Mengajar Pada Masa Pandemi di SMP Negeri 1 Popayato Barat dan (2) faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan mutu pendidikan, dan solusi pada faktor penghambat yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dan menghasilkan data dieskriptif berupa kata-kata tulisan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah: Upaya yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu guru adalah dengan menyediakan fasilitas pendidikan untuk guru dalam penerapan proses belajar daring, seperti tersedianya wifi dan perangkat komputer yang dapat digunakan guru dalam meningkatkan mutu guru selama proses belajar mengajar pada masa pendemi covid-19, kepala sekolah mendorong guru untuk mengingkuti berbagai kegiatan webinar yang dilakukan oleh berbagai lembaga untuk meningkatkan mutu guru selama proses belajar mengajar pada masa pendemi covid-19, akan tetapi masih ada kendala yang di hadapi kepala sekolah dalam meningkatan mutu guru selama proses belajar mengajar pada masa pendemi, kurangnya kemampuan kepala sekolah dalam meningkatkan kenerja guru, Oleh karena itu terdapat beberapa hambatan yang dihadapi guru selama proses belajar mengajar pada masa pendemi seperti sulitnya jaringan internet, siswa tidak memiliki gadged, orang tua yang tidak paham teknologi.