Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Multisektoral Melalui Budidaya Hidroponik untuk Kesejahteraan Masyarakat di Desa Tatung Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo Fauji Agusta; Zeni Murtafiati Mizani; Joko Suroso
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Tadris IPA IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v2i3.546

Abstract

Tatung adalah sebuah desa di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur yang terletak di Kecamatan Balong. Melalui hasil dari pemetaan serta penelusuran wilayah, Desa Tatung memiliki berbagai potensi serta aset yang bisa di kembangkan selama kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Dari berbagai sektor yang ada, sektor pertanian menjadi aset potensi yang paling tinggi dibandingkan aset potensi lainnya. Karena bertani merupakan sumber pendapatan utama bagi sebagian besar masyarakat. Namun, sangat disayangkan dengan adanya pandemi COVID-19 banyak sektor yang terkena dampaknya, terutama pada sektor ekonomi. Masyarakat banyak yang kehilangan pekerjaan dengan kebutuhan pangan yang harus selalu terpenuhi. Untuk mengatasi permasalahan yang ada di Desa Tantung diperlukan kreativitas agar dapat mencapai kesuksesan. Maka kami peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat di Desa Tatung berupaya memberikan solusi kepada masyarakat dalam meningkatkan kebutuhan pangan maupun ekonomi masyarakat di masa pandemi dengan pelatihan budidaya hidroponik. Dengan adanya pelatihan budidaya hidroponik diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarat, juga bisa membantu meningkatkan kualitas multisektoral ekonomi masyarakat melalui pelatihan budidaya hidroponik.
Contextual Thinking Ability in Learning Somatic, Auditory, Visual and Intellectual Models with Recitation Strategies at SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo Faninda Novika Pertiwi*; Fauji Agusta
JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Vol 7, No 2 (2023): JUNE 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v7i2.31089

Abstract

Students' ability to think contextually is still not optimal. The ability to think contextually is essential for students to have in helping to understand good learning by linking the surrounding environment. Based on a preliminary study conducted at SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo, students' ability to think contextually is still relatively low, namely an average of 68. Therefore, it is necessary to apply innovative learning models such as the SAVI learning model (somatic, auditory, visual, and intellectual) with recitation strategies. The SAVI learning model (somatic, auditory, visual and intellectual) can make students more active because the learning process integrates all senses. This study uses a quantitative approach to the type of experimental research. The research design used is a true experimental design with a posttest only control design. The population in this study was class VIII at SMPN 1 Jetis Ponorogo with a total of 8 classes. The sample in this study was selected using purposive sampling, namely class VIII E and class VIII G. This study used a descriptive test as an instrument for data collection. The results of this study are that the SAVI learning model is effective on students' contextual thinking skills at SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo which is characterized by the one-tailed t-test results which produce a p-value of 0.000 less than alpha (0.05) which indicates that the experimental class's ability to think contextually with an average higher than the control class. The average value of the experimental class was 88.3, while the control class obtained an average value of 69.0