Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kompetensi guru dalam mengimplementasikan standar proses pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Kepahiang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang bermaksud untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, situasi atau kejadian-kejadian dan karakteristik di SMP Negeri 1 Kepahiang. Yang menjadi responden adalah guru PAI dan beberapa siswa. Adapun hasil penelitian ini adalah: pertama, Implementasi standar proses pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Kepahiang Kabupaten Kepahiang sudah terlaksana, dimana siswa telah diberikan kebebasan dalam memahami materi pelajaran dengan bimbingan guru. Kedua, Kendala dalam mengimplementasikan standar proses pada pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Kepahiang Kabupaten Kepahiang setelah diterapkan belajar aktif berupa 1) Kurangnya sarana penunjang berupa buku pelajaran dan media pembelajaran, 2) Media pembelajaran kurang up to date atau sudah ketinggalan, 3) Kurangnya minat siswa, dan 4) Faktor lingkungan dan kurangnya perhatian orang tua siswa. Ada empat dengan memberikan solusi bagi pemecahan problematika yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam dengan: 1) Guru mengajukan kepada kepala sekolah agar mau menambah buku paket Pendidikan Agama Islam minimal dalam buku terdapat perbandingan 1 : 3 dalam setiap kali proses belajar mengajar, 2) Guru membuat media pengajaran dengan menggunakan alat dan bahan yang sederhana berupa karton atau bahan yang tersedia, 3) Untuk membangkitkan minat siswa dengan cara memberikan pujian dan memberikan nilai yang memuaskan kepada para siswa, dan 4) Solusi yang untuk memecahkan problematika yang dihadapi oleh guru Pendidikan Agama Islam adalah dengan memberikan pengertian kepada orang tua bahwa buku paket memberi pengaruh yang besar terhadap proses belajar mengajar.