Livia Astuti
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosiokultural Masyarakat Minang dalam Naskah Nilam Sari Karya Wisran Hadi Pramudya Dian Prahmana; Livia Astuti
REFEREN Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.856 KB) | DOI: 10.22236/referen.v1i1.9178

Abstract

Kebudayaan Minang adalah dasar dari penelitian ini, untuk mendeskripsikan sosiokultural dalam naskah Nilam Sari karya Wisran Hadi. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan nilai-nilai budaya Minang yang tertuang dalam naskah Nilam Sari ini. Untuk memperkuat pemahaman dalam kajian ini digunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan sosiokultural. Data yang didapat untuk penelitian ini berbentuk data kualitatif yang berbentuk kutipan sebuah kalimat pada kumpulan sebuah cerita baik berupa narasi pengarang atau bahkan dialog antartokoh yang mencerminkan gambaran kekentalan budaya suku Minangkabau. Data yang digunakan sebagai sumber dalam penelitian ini ialah naskah drama Nilam Sari karya Wisran Hadi, dalam buku kumpulan naskah karya Wisran Hadi yaitu, Baeram, cetakan kedua, diterbitkan pada tahun 1982 oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil dari penelitian ini diklasifikasikan ke dalam dua sub bab yaitu, Pertama, Jenis-jenis budaya Minangkabau meliputi: merantau, uang jemputan, dan tradisi yaitu berupa Tarian Randai untuk perayaan pada hari-hari besar. Kedua, nilai sosiokultural masyarakat Minangkabau, meliputi: sopan santun masyarakat Minangkabau, perjodohan, kedudukan politik, dan tradisi masyarakat yang mulai diperbaharui yaitu, dari segi perkawinan silang antar suku Minangkabau dengan suku lain.
KEBUDAYAAN KERAJAAN MAJAPAHIT DALAM NASKAH DAMARWULAN: KAJIAN FILOLOGI Livia Astuti
sarasvati Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/sv.v5i1.2605

Abstract

The Damarwulan Manuscript is an ancient script that tells of the Majapahit Kingdom when it was led by Ratu Kencana Wungu. The story begins with the death of the last Prabu Brawijaya. Because he did not have a son to inherit his throne, Prabu Brawijaya finally passed his throne to his daughter who was only fourteen years old. The culture continued by Ratu Kencana Wungu can be seen in several texts in the manuscript. The purpose of this study is to describe the culture of the Majapahit Kingdom during the time of Ratu Kencana Wungu which is reflected in the Damarwulan manuscript. The data obtained as a source in the research is that Damarwulan's manuscript has been translated and translated by the National Library, published in book form in 2021, totaling 122 pages. The data obtained for this research is in the form of qualitative data in the form of copies of Damarwulan's manuscript translation and translation. Strengthening the cultural explanation in the Damarwulan manuscript uses a descriptive qualitative method with the knowledge of Cultural History. The results of this study are to describe the culture in the Majapahit Kingdom, namely, 1) Traditional Clothing of the Majapahit Kingdom, 2) Typical Weapons of the Majapahit Kingdom Period, 3) Interior of the Majapahit Kingdom, 4) Beliefs adopted by the Majapahit Kingdom.Keywords: Damarwulan Manuscript, Majapahit Kingdom, Culture