Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HELATH INFORMATION

Pelaksanaan Komunikasi Efektif Perekam Medis dalam Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Pragaan Kabupaten Sumenep Tri Marhaeni Widiastuti; Tri Murni
JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION Vol 1 No 2 (2020): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HELATH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.155 KB)

Abstract

Latar Belakang: Komunikasi efektif adalah suatu proses interaksi manusia dengan cara bertukar informasi. Komunikasi perekam medis di Puskesmas Pragaan Kabupaten Sumenep dengan rekan kerjanya masih dikategorikan belum sepenuhnya efektf.Tujuan: Maka dari itu peneliti berinisiatif untuk mengidentifikasi tentang komunikasi efektif yang dilakukan oleh perekam medis kepada rekan kerjanya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pelaksanaan komunikasi efektif antar perekam medis dan perekam medis dengan tenaga kesehatan.Metode: Jenis penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap tujuh perekam medis di Puskesmas Pragaan Kabupaten Sumenep. Analisis data yang digunakan kualitatif.Hasil: Kemampuan komunikasi perekam medis dengan rekan kerjanya secara umum sudah baik. Kesimpulan: Namun belum optimal karena masih terjadi hambatan berupa kepentingan, motivasi terpendam, dan ganguan semantik. Saran dari peneliti yaitu diharapkan agar sikap menghargai dan memahami kondisi rekan kerja dapat ditingkatkan agar komunikasi menjadi efektif.Kata kunci: Komunikasi Efektif, Perekam Medis, Rekan Kerja.
ANALISIS PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL REKAM MEDIS DI INSTALASI RAWAT INAP (IRNA ) RUMAH SAKIT BAPTIS KEDIRI Tri Marhaeni Widiastuti; Doni Dwi Kristija
JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION Vol 2 No 1 (2021): JOURNAL JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HELATH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kelengkapan pengisian dokumen rekam medis memegang peran pentingdalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.Tujuan: Penelitian ini membahas mengenai kelengkapan pengisian berkas dokumen rekammedis rawat inap Rumah Sakit Baptis Kediri tahun 2020.Metode: Penelitian ini menggunakan metode diskriptif dan metode pengumpulan datadilakukan dengan observasi, telusur dokumen atau dokumentasi dan wawancara terhadapkelengkapan berkas rekam medis rawat inap bulan Februari tahun 2020.Hasil: Hasil penelitian rekam medis dari 887 berkas dokumen rekam medis rawat inap yaituketidaklengkapan pengisian berkas dokumen rekam medis 24 jam setelah selesai pelayananmencapai 20%, ketidak lengkapan informed consent setelah mendapatkan informasi jelasmencapai 7%, waktu pengembalian dokumen rekam medis rawat inap 24 jam setelah selesaipelayanan mencapai 47% dan keterbacaan tulisan dokter mencapai 61%. Selain itudidapatkan juga faktor-faktor penyebab terhambatnya pengisian berkas dokumen rekammedis yaitu beban dokter, hari libur nasional atau week end dan yang lebih pentingkurangnya kesadaran dari professional pemberi asuhan akan maksud dan tujuan darikelengkapan dokumen rekam medis termasuk belum adanya standar operasional prosedursebagai acuan dalam pengisian dokumen rekam medis rawat inap. Dari beberapa hasiltersebut menunjukan bahwa rata-rata kelengkapan pengisian dokumen rekam medis rawatinap masih kurang dari standar yang ditetapkan Depkes RI sebesar 100%.Kesimpulan: Sumber daya manusia, sarana dan prasarana, bahan material, metode danbiaya merupakan factor pendukung dalam kelengkapan pengisian berkas dokumen rekammedis rawat inap.
ANALISIS KETEPATAN DAN KELENGKAPAN KODEFIKASI PENYAKIT PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS PANDANWANGI KOTA MALANG Iftinan Rasyidah; Tri Marhaeni Widiastuti
JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HEALTH INFORMATION Vol 3 No 2 (2022): JOURNAL OF MEDICAL RECORDS AND HELATH INFORMATION
Publisher : Malang: Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pentingnya ketepatan dan kelengkapan kodefikasi penyakit karena berkaitan dengan kualitas data rekam medis dan mutu pelayanan. Oleh karena itu, perekam medis harus dapat menentukan kode penyakit dan tindakan yang tepat menurut klasifikasi yang diberlakukan di Indonesia (ICD-10) tentang penyakit dan tindakan medis dalam pelayanan dan manajemen kesehatan. Permasalahan yang ditemukan adalah kode diagnosis tuberkulosis belum sesuai dengan ICD-10 dan tidak lengkapnya kodefikasi.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat ketepatan dan kelengkapan kodefikasi penyakit pada kasus tuberkulosis.Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif, pengumpulan data menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Seluruh penyakit tuberkulosis yang terdapat sebanyak 142 dokumen rekam medis, dengan sampel penelitian menggunakan teknik sensus atau sampel jenuh.Hasil: Hasil penelitian di Puskesmas Pandanwangi Kota Malang menunjukan bahwa ketepatan kodefikasi penyakit pasien tuberkulosis dari seluruh populasi diperoleh kode penyakit yang tepat sebanyak 0 dokumen rekam medis dan kode peyakit yang tidak tepat sebanyak 142 dokumen rekam medis. Sedangkan tingkat kelengkapan kodefikasi penyakit pasien tuberkulosis dari seluruh populasi diperoleh kode penyakit yang lengkap sebanyak 39 dokumen rekam medis dan kode penyakit tidak lengkap sebanyak 103 dokumen rekam medis.Kesimpulan: Saran rekomendasi yang disampaikan adalah pembuatan standar operasional prosedur (SOP) tentang kodefikasi untuk mengatur jalannya pengkodefikasian dan mensosialisasikannya serta perlu diadakannya tenaga kerja khusus kodefikasi dalam menunjang pengkodean.