Findhy Dwita Kumala
Universitas Muhadi Setiabudi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Arum Manis UKM Dio di Desa Tegalreja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes Lili Nur Intan; Syariefful Ikhwan; Findhy Dwita Kumala; Roni; Dumadi
Journal of Accounting and Finance (JACFIN) Vol. 1 No. 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.623 KB)

Abstract

This research was conducted at UKM Arum Manis "Dio" in Tegalreja, Banjarharjo District, Brebes Regency. This study aims to analyze the feasibility of Small and Medium Enterprises (SMEs) Arum Manis "Dio". Data analysis methods that can be used in this study using cost and profit analysis formulas. Calculation of business feasibility, the formula used is Revenue Cost (R / C), Benefit Cost Ratio (B / C), and Return on Investment (ROI). The results showed that the average receipt at the Arum Manis "Dio" UKM was Rp. 96,000,000.00 per month with production costs incurred of Rp. 57,297,953.00 per month. The production cost consists of fixed costs of Rp. 520,953.00 per month and variable costs of Rp. 56,777,000.00 per month. From the results of data analysis, it was found that the profit obtained at the Arum Manis "Dio" UKM was Rp. 38,702,047.00 per month. Based on the calculation of business feasibility (R/C) Ratio is a comparison between receipts and total costs obtained value (R/C) Ratio 1.675 or 1.675 > 1. (B/C). Ratio is a comparison of profits with total production costs greater than zero, namely having a ratio of 0.675 or 0.675 > 0. Based on the comparison of profit and production capital, an ROI value of 57.5% can be drawn, so it can be concluded that the Arum Manis "Dio" SME can be said to be feasible and profitable.
PENGARUH PEMBERIAN NUGGET IKAN KUNIRAN (Upeneus sulphureus) TERHADAP PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA GIZI KURANG DI KECAMATAN BULAKAMBA KABUPATEN BREBES Sulasyi Setyaningsih; Findhy Dwita Kumala; Alik Kandhita Febriani
Jurnal Ilmiah Gizi dan Kesehatan (JIGK) Vol 7 No 02 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jigk.v7i02.1957

Abstract

Latar Belakang: Gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Kabupaten Brebes merupakan salah satu wilayah di Jawa Tengah yang masih memiliki prevalensi gizi kurang yang cukup tinggi. Pemanfaatan ikan lokal sebagai bahan pangan bergizi melalui produk olahan seperti nugget dapat menjadi alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian nugget ikan kuniran terhadap peningkatan status gizi balita gizi kurang. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experimental pretest-posttest control group design. Sampel terdiri dari 60 balita gizi kurang usia 24–59 bulan yang dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) dan kelompok kontrol (n=30). Kelompok intervensi memperoleh nugget ikan kuniran selama masa intervensi, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pelayanan rutin puskesmas. Status gizi diukur menggunakan indeks Berat Badan menurut Umur (BB/U). Analisis perbedaan antar kelompok menggunakan uji Mann-Whitney, sedangkan perubahan sebelum dan sesudah intervensi dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Sebelum intervensi tidak terdapat perbedaan status gizi antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,471). Setelah intervensi juga tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok (p=0,124). Namun demikian, perubahan status gizi menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,038). Kelompok intervensi mengalami peningkatan skor Z BB/U sebesar 0,038±0,72, sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan sebesar -0,31±0,19. Rata-rata berat badan kelompok intervensi meningkat sebesar 0,70 kg, sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan sebesar 0,01 kg. Kesimpulan: Pemberian nugget ikan kuniran memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan status gizi balita gizi kurang yang ditunjukkan melalui peningkatan berat badan dan perubahan skor Z indeks BB/U dibandingkan kelompok kontrol.