Devi Maya Arista
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi kepada Masyarakat tentang Sifat Penyakit COVID-19 di Pondok Pesantren Hidayatullah Al Muhajirin Nanda Fadhilah Witris Salamy; Devi Maya Arista
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.508 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.836

Abstract

Corona virus Disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). COVID-19 saat ini tidak hanya menyerang pernapasan, tetapi juga menyebabkan gangguan fungsi pada organ tubuh lainnya. Dahulu COVID-19 dianggap sebagai penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan saja, namun penyakit tersebut saat ini dianggap sebagai penyakit yang menyebabkan infeksi sistem organ tubuh yang menular melalui saluran pernapasan.Sifat penyakit COVID-19 ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat, termasuk di lingkungan pondok pesantren. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan terbaru serta memberikan wawasan atau edukasi kepada masyarakat pondok pesantren tentang COVID-19. Kegiatan tersebut termasuk dalam sebuah agenda besar bertajuk “Festival Santri Husada Bersatu Hadapi COVID-19”. Sasaran kegiatan ini adalah santri husada dan pengurus ponpes bidang kesehatan di pondok pesantren Hidayatullah Al Muhajirin. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu sosialisasi secara daring (webinar). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para santri dan pengurus memiliki pemahaman tentang penyakit COVID-19. Selain itu, dalam melaksanakan protokol kesehatan, para santri dan pengurus pondok pesantren juga telah memahami dengan baik karena sebelumnya telah disosialisasikan oleh pihak pondok pesantren. Terciptanya peningkatan pemahaman mengenai COVID-19, pemahaman cara penularanpenyakit COVID-19, dampak penularan penyakit COVID-19, dan pengetahuan tentang protokol kesehatan diharapkan dapat menjadi kebiasaan baru sehingga dapat membantu terhindar dari penularan dan adanya klaster baru COVID-19 di lingkungan pondok pesantren. Harapannya, melalui kegiatan ini dapat tercipta pemberdayaan, yaitu kemandirian pondok pesantren di bidang kesehatan dan sehingga dapat menjadi contoh bagi masyarakat maupun pondok pesantren lainnya.