Articles
Membangun Karakter Siswa Melalui Teks Narrative Story di SMK Al Hasra Depok
Nurdin Nurdin;
Ismi Adinda;
Al Khansa Nova Misbahillah
Acitya Bhakti Vol 3, No 1 (2023): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/acb.v3i1.24257
Terdapat empat keterampilan utama dalam Bahasa Inggris yang harus dimiliki oleh peserta didik yaitu mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Keterampilan membaca merupakan keterampilan yang paling dasar, namun banyak membawa manfaat. Semakin sering siswa membaca, maka akan semakin besar peluang untuk dapat mengembangkan karakter yang mereka dapatkan dari bacaan tersebut. Narasi adalah jenis fiksi yang menyerap minat pembaca yang berasal dari berbagai usia maupun berbagai penyandang status sosial. Cerita Narasi secara umum menyangkut beberapa peristiwa yang berjalan sesuai kronologis waktu. Suatu peristiwa bisa memenuhi syarat menjadi suatu cerita Narasi jika adanya perubahan dari keadaan awal hingga akhir cerita. Dalam sebuah cerita Narasi, terdapat pesan moral yang dapat diteladani oleh para pembacanya. Sehingga diharapkan setelah membaca cerita Narasi tersebut, mereka dapat mengembangkan karakter yang sebelumnya belum mereka miliki, atau bahkan merubah karakter mereka menjadi berkelakuan baik. Melalui kegiatan PkM ini, mahasiswa-mahasiswi dan dosen-dosen pembimbing prodi Sastra Inggris Universitas Pamulang bertujuan untuk mengembangkan karakter para siswa khususnya siswi-siswi SMK Al Hasra. Melalui media Narrative Text yang digunakan dengan terlebih dahulu menjelaskan definisi, struktur, bahkan pengenalan kosakata baru yang terdalam cerita tersebut, perubahan karakter yang signifikan terjadi pada siswi-siswi tersebut setelah PkM selesai dilaksanakan.
Membangun Karakter Siswa Melalui Teks Narrative Story di SMK Al Hasra Depok
Nurdin Nurdin;
Ismi Adinda;
Al Khansa Nova Misbahillah
Acitya Bhakti Vol. 3 No. 1 (2023): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/acb.v3i1.24257
Terdapat empat keterampilan utama dalam Bahasa Inggris yang harus dimiliki oleh peserta didik yaitu mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Keterampilan membaca merupakan keterampilan yang paling dasar, namun banyak membawa manfaat. Semakin sering siswa membaca, maka akan semakin besar peluang untuk dapat mengembangkan karakter yang mereka dapatkan dari bacaan tersebut. Narasi adalah jenis fiksi yang menyerap minat pembaca yang berasal dari berbagai usia maupun berbagai penyandang status sosial. Cerita Narasi secara umum menyangkut beberapa peristiwa yang berjalan sesuai kronologis waktu. Suatu peristiwa bisa memenuhi syarat menjadi suatu cerita Narasi jika adanya perubahan dari keadaan awal hingga akhir cerita. Dalam sebuah cerita Narasi, terdapat pesan moral yang dapat diteladani oleh para pembacanya. Sehingga diharapkan setelah membaca cerita Narasi tersebut, mereka dapat mengembangkan karakter yang sebelumnya belum mereka miliki, atau bahkan merubah karakter mereka menjadi berkelakuan baik. Melalui kegiatan PkM ini, mahasiswa-mahasiswi dan dosen-dosen pembimbing prodi Sastra Inggris Universitas Pamulang bertujuan untuk mengembangkan karakter para siswa khususnya siswi-siswi SMK Al Hasra. Melalui media Narrative Text yang digunakan dengan terlebih dahulu menjelaskan definisi, struktur, bahkan pengenalan kosakata baru yang terdalam cerita tersebut, perubahan karakter yang signifikan terjadi pada siswi-siswi tersebut setelah PkM selesai dilaksanakan.
Pemanfaatan Lagu untuk Meningkatkan Perbendaharaan Kata Bahasa Inggris
Nurdin Nurdin;
Ragil Yunansyahtika;
Maria Imaculata Zetta Devi
Acitya Bhakti Vol. 3 No. 2 (2023): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/acb.v3i2.28161
Perbendaharaan kata bahasa Inggris adalah aspek penting untuk menunjang pemahaman bahasa Inggris para peserta didik. Kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan perbendaharaan kata bahasa Inggris di SD N 1 Daru, Tangerang. Kegiatan PMkM menggunakan metode pembelajaran fun-learning yaitu memberikan kosakata melalui lagu yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Lagu yang digunakan adalah twinkle-twinkle little star, Old MacDonald Had Farm, dan Fruit Song. Tidak hanya berpatokan pada lirik lagu yang disediakan melainkan juga mengembangkan tema masing-masing lagu untuk lebih memperkaya perbendaharaan kata. Proses evaluasi yang dilakukan guna mengetahui hasil pemahaman para siswa dengan melakukan pengamatan pada respons siswa dan latihan menuliskan kosakata terkait materi yang telah diberikan. Setelah pengamatan respons siswa, hasil pekerjaan di koreksi dan dilakukan pengumpulan data, ditemukan bahwa mayoritas siswa telah berhasil mencapai keberhasilan tolok ukur kegiatan pengabdian. Kegiatan PMkM ini diharapkan dijadikan acuan oleh pihak mitra untuk berinovasi mengembangkan metode pembelajaran sesuai kebutuhan zaman.
An Analysis of Students’ Errors on the Use of Passive Voice in Writing Recount Text
Nurdin Nurdin;
Ismi Adinda
Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59581/jmpb-widyakarya.v2i1.2685
Researchers often find that there are students' error' in using passive on writing texts. Applying proper grammar in writing recount text is usually a problem for students. The purpose of this study was to clasify the errors and the causes of English Literature students in using passive voice on their recount text writings at Pamulang University. Qualitative descriptive method was used to approach the data. The population in this study are about 200, third semester students of Unpam English Literature Department. Researchers take 20 students to represent the population sample with purposive sampling technique. The instrument is students’ recount texts. Researchers ask students to write down their unique experiences. Researchers collect data, identify data, classify passive voice errors and explain the causes of students’s errors in using passive voice on recount text. Students’ errors are classified into four categories based on the types of errors, they are omission errors, addition errors, misformation errors, and misordering errors. After finishing this research, researchers are expected to enrich lecturer and student knowledge and improve students' ability in useing passive sentences in writing recount text, and to find out the types and the causes of students' errors in using passive sentences in writing recount texts.
Meningkatkan Penguasaan Simple Present Tense Dan Adjective Melalui Karangan Deskriptif Siswa
Nurdin Nurdin;
Ismi Adinda;
Al Khansa Nova Misbahillah
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): November : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/nusantara.v3i4.1566
Writing is one of the activities in learning English that tests students' abilities, especially in mastering Tenses and vocabulary. This PkM aims to improve students' understanding and mastery, especially in using the Simple Present Tense and Adjectives through the activity of writing a simple essay. The type of text chosen as the research media is descriptive text. This is because the Simple Present Tense and Adjective are mostly used in writing the text. This PKM activity was carried out at Sasmita Jaya Vocational School 2 for three days, from 12 to 14 April 2023. The method used in this research is quantitative, referring to the theory by Heidi Dulay Taksonomi, namely Surface Strategy Taxonomy. From the research results, it was found that descriptive text media proved successful in increasing students' mastery of Simple Present Tense and Adjective.
An Analysis Of Illocutionary Acts On Anies Baswedan’s Last Speech From Governorship Of DKI Jakarta
Ismi Adinda;
Nurdin Nurdin
Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 2 (2024): Maret : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61132/nakula.v2i2.602
The goal of this research is to provide an overview of the types and goals of illocutionary acts that Anies Baswedan delivered in his farewell speech from governorship of DKI Jakarta on Sunday, October 16, 2022. The research being conducted offers descriptive methods with a qualitative approach. Speech serves as the study's primary source of data. by containing illocutionary speech acts on Anies Baswedan's farewell speech from DKI Jakarta governorship. Researchers use Leech's theory and Searle's theory for clarification of the various types of illocutionary acts. The research data is the video of Anies Baswedan which is downloaded via YouTube. The data was collected by listening to Anis Baswedan speak and transcribing the speech into writing. Utilizing trilingual, the veracity of the data is determined. Data analysis consisted of (1) converting the recorded data into written language, (2) categorizing the data based on the type of further investigation illocutionary speech, and (3) analyzing the results. (3) analyzing the data that have been classified, (4) make the conclusion of the research results based on data from this study. After this study, researchers aimed to be able to enhance the knowledge of illocutionary act among lecturers, students, and readers
Exploring Teachers’ Motivational Strategies: Validation and Application of the Teachers’ Student Motivation Scale (TSMS)
Nurdin;
Misbahillah, Al Khansa Nova
IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education Vol. 8 No. 1 (2025): IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education
Publisher : Master Program in Indonesian Language Education and The Institute for Research and Community Service STKIP PGRI Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52217/ijlhe.v8i1.1846
This study investigates the motivational strategies employed by teachers through the application of the Teachers’ Student Motivation Scale (TSMS), a psychometrically validated instrument designed to assess teachers’ approaches to student motivation. The TSMS comprises 32 scenario-based items categorized into four sub-dimensions: high-level control, moderate-level control, moderate-level autonomy support, and high-level autonomy support. Utilizing a 5-point Likert scale, the scale captures the frequency and appropriateness of teachers’ motivational behaviors. The study evaluates the reliability and validity of the TSMS, reporting satisfactory internal consistency (Cronbach’s alpha ranging from 0.75 to 0.78 across sub-dimensions) and significant correlations with the Student Locus of Control Scale, indicating meaningful relationships between motivational strategies and students’ locus of control. Data analysis, including independent samples t-tests, explores variations in motivational strategies by teacher gender. Findings highlight the role of control and autonomy-supportive strategies in fostering student motivation, with implications for teacher training and educational practice. This research contributes to the understanding of motivational aspects in educational settings and offers an appropriate tool for future studies.
Exploring Teachers’ Motivational Strategies: Validation and Application of the Teachers’ Student Motivation Scale (TSMS)
Nurdin;
Misbahillah, Al Khansa Nova
IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education Vol. 8 No. 1 (2025): IJLHE: International Journal of Language, Humanities, and Education
Publisher : Master Program in Indonesian Language Education and The Institute for Research and Community Service STKIP PGRI Bandar Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52217/ijlhe.v8i1.1846
This study investigates the motivational strategies employed by teachers through the application of the Teachers’ Student Motivation Scale (TSMS), a psychometrically validated instrument designed to assess teachers’ approaches to student motivation. The TSMS comprises 32 scenario-based items categorized into four sub-dimensions: high-level control, moderate-level control, moderate-level autonomy support, and high-level autonomy support. Utilizing a 5-point Likert scale, the scale captures the frequency and appropriateness of teachers’ motivational behaviors. The study evaluates the reliability and validity of the TSMS, reporting satisfactory internal consistency (Cronbach’s alpha ranging from 0.75 to 0.78 across sub-dimensions) and significant correlations with the Student Locus of Control Scale, indicating meaningful relationships between motivational strategies and students’ locus of control. Data analysis, including independent samples t-tests, explores variations in motivational strategies by teacher gender. Findings highlight the role of control and autonomy-supportive strategies in fostering student motivation, with implications for teacher training and educational practice. This research contributes to the understanding of motivational aspects in educational settings and offers an appropriate tool for future studies.
Strategi Visual dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Body Parts pada Siswa SD
Nurdin;
Ismi Adinda
ACITYA BHAKTI Vol. 5 No. 1 (2025): ACITYA BHAKTI
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Metode pembelajaran yang monoton dan kurang variatif dapat menurunkan minat belajar siswa, terutama dalam pembelajaran kosakata Bahasa Inggris. Artikel ini menyajikan penerapan metode pembelajaran kosakata Bahasa Inggris, khususnya pada tema body parts, dengan menggunakan media visual. Metode ini diyakini mampu mempercepat pemahaman dan meningkatkan minat belajar siswa. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Cireundeu 02, Kecamatan Cireundeu, Kota Tangerang, dalam bentuk Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Sebelum kegiatan dilakukan, ditemukan bahwa minat belajar siswa di SDN Cireundeu 02 dalam mempelajari kosakata Bahasa Inggris lebih rendah dibandingkan siswa pada umumnya. Oleh karena itu, metode visual diterapkan untuk membantu meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap kosakata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menggunakan kosakata setelah pembelajaran dengan metode ini. Dengan hasil tersebut, diharapkan metode pembelajaran berbasis visual ini dapat menjadi inspirasi dan diterapkan secara luas untuk mendukung pemahaman dan kelancaran pembelajaran kosakata Bahasa Inggris siswa.
The Role of Computer-Mediated Language Learning in Promoting Vocabulary Development: An Applied Linguistics Study
Nurdin Nurdin;
Darmawati
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55681/armada.v4i6.2663
Learning vocabulary is one of the basic parts of learning a language, especially for the learners with elementary English skills. This study investigates the role of Computer-Mediated Language Learning (CMLL) in promoting vocabulary development among first semester students in an English language learning setting. The study employs a qualitative research design to explore learners’ experiences, perceptions and engagement with technology-assisted vocabulary learning activities. There were 30 participants at first semester students with a beginner level of English proficiency. Data were collected by classroom observations, semi-structured interviews, and document analysis of students’ learning activities. The results suggest that Computer-Mediated Language Learning has a positive effect on vocabulary development, as it raises learners’ exposure to new lexical items, increases their awareness of pronunciation and encourages autonomous learning practices. Students used digital platforms, interactive applications, and multimedia resources to grasp word meanings, contextual usage.