Seiring dengan perkembangan zaman peningkatan kualitas lembaga pendidikan merupakan suatu keniscayaan yang perlu terus digalakan dan dikembangkan. Peningkatan mutu pendidikan di antaranya dilakukan melalui upaya-upaya perbaikan proses pembelajaran dengan menggunakan berbagai model pembelajaran dan inovasi penilaian formatif. sehingga proses pembelajaran dapat dilakukan secara bervariasi disesuaikan dengan karakteristik atau kondisi internal mahasiswa sehingga akan menghasilkan lulusan yang berkualitas.Dari pandangan dan persepsi mahasiswa masih banyak didapat yang menganggap bahwa kalkulus merupakan pelajaran yang sulit yang mengakibatkan sebagian peserta didik tidak dapat fokus dan juga tidak mampu mendapatkan strategi belajar yang tepat, sehingga tingkat penguasaan konsep kalkulus yang rendah. Upaya peningkatan kualitas hasil belajar kalkulus ini dengan Inovasi pembelajaran yang dikembangkan menggunakan model pembelajaran tipe stad yang lebih mengutamakan aktivitas dan intensitas mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berpengaruh terhadap aktivitas belajar, dengan nilai sig 0.017, penerapan model pembelajaran berpengaruh pada hasil belajar mahasiswa dalam mempelajari Kalkulus 1, dengan nilai sig 0,000, dan penerapan model pembelajaran berpengaruh secara simultan terhadap aktivitas belajar mahasiswa dan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah kalkulus dasar.