Latar Belakang : Pernikahan dini di Kabupaten Magelang masih tergolongsangat tinggi, dari 21 Kecamatan di Kabupaten Magelang, Kecamatan pakismemiliki presentase tertinggi yaitu sebesar 38,60%. Pernikahan dini berpengaruhterhadap kesehatan reproduksi remaja, seperti komplikasi dalam kehamilan karenaanatomi tubuh yang belum siap hamil dan bersalin, sehingga berisiko tinggimengalami, kehamilan dengan anemia karena defisiensi nutrisi, abortus(keguguran), risiko melahirkan ( BBLR ) berat badan lahir rendah. Tujuan : Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri kelas VIII tentang dampak pernikahan dini pada kesehatanreproduksi di SMP Negeri 2 Pakis Kabupaten Magelang. Metode :Penelitian ini adalah bersifat deskriptif dengan metode survey denganpendekatan Cross sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah semua siswi kelasVIII di SMP Negeri 2 Pakis Kabupaten Magelang yang diambil dengan mengunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.Uji Statistik menggunakan uji Analisa Univariat. Hasil : Di SMPN 2 Pakis dengan jumlah 70 remaja putri kelas VIII diperolehpengetahuantentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksisebanyak 10 remaja (14,3) berpengetahuan baik, 33 remaja (47,7%)berpengetahuan cukup, dan 27 remaja (38,6) berpengetahuan kurang. Kesimpulan : Tingkat pengetahuan remaja putri kelas VIII tentang dampakpernikahan dini pada kesehatan reproduksi di SMPN 2 Pakis KabupatenMagelang menunjukan 32 remaja berpengetahuan cukup (45,7%) Kata Kunci : (Pengetahuan, Pernikahan dini, Kesehatan Reproduksi.)