Rahma Alhasni
Universitas Negeri Manado

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan UMKM Melalui Digitalisasi Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Kota Manado Nancy Onibala; Rahma Alhasni
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/administro.v4i2.5703

Abstract

The Covid-19 pandemic has reduced people's purchasing frequency, one of that is because the public has reduced outdoor interactions to suppress the spread of the pandemic. As a result, many consumers are now keeping their distance and switching purchases digitally. Restrictions on social activities make it difficult for MSMEs to move to develop business scale if they only use traditional methods. The focus of this research is the development of MSMEs through digitalization during the Covid-19 pandemic in Manado City. This article uses a descriptive qualitative research method. Data collection through Observation, Interview, and Documentation. The results of this study show that the development of MSMEs through digitalization is an alternative to saving the MSME sector during the Covid-19 pandemic. The use of digital-based marketing concepts is hope for MSMEs to develop into economic powerhouses. MSMEs can use social media as a means of digital marketing. Factors Influencing MSMEs Development through digitization during the Covid-19 Pandemic in Manado City, internal factors and external factors. Furthermore, digital marketing training on all existing social media must be obtained by MSME actors. Therefore, actors can continue to survive and develop from conventional to digital in the era of society 5.0. Daya beli masyarakat telah menurun saat pandemi Covid 19, karena masyarakat telah mengurangi interaksi diluar rumah untuk mencegah penyebaran pandemi. Akibatnya, banyak konsumen yang menjaga jarak dan melakukan transaksi pembelian secara digital. Pembatasan kegiatan sosial mempersulit usaha kecil dan menengah untuk berbisnis jika hanya menggunakan cara tradisional.. Fokus penelitian ini yaitu pengembangan UMKM melalui digitalisasi pada masa pandemi Covid 19 di Kota Manado. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. pengumpulan Data melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian ini bahwa pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui digitalisasi merupakan peluang untuk menyelamatkan sektor UMKM di masa pandemi Covid-19. Menerapkan konsep digital dalam proses pemasaran adalah harapan UMKM untuk berkembang mengembalikan kekuatan ekonomi. UMKM dapat menggunakan media sosial sebagai alat pemasaran digital. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengembangan UMKM Melalui Digitalisasi Pada Masa Pandemi covid 19 Di Kota Manado, faktor internal dan faktor eksternal. Mendapatkan pelatihan pemasaran digital melalui penggunaan media sosial wajib didapatkan oleh para pelaku UMKM. Sehingga pelaku dapat terus bertahan dan berkembang dari konvensional menuju digital di era society 5.0.
Evaluasi Pelayanan KTP Elektronik (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Manado Rahma Alhasni; Nancy Onibala; Margareth Rantung
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis Evaluasi Pelayanan KTP Elektronik (E-KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Manado yang difokuskan pada wilayah Kecamatan Tuminting yang merupakan salah satu wilayah di Kota Manado yang sebagian penduduk belum mendapatkan E-KTP walaupun sudah melakukan perekaman data. Sesuai dengan Peraturan Presiden No. 26 tahun 2011 tentang penerapan program pendataan kependudukan berbasis digitalisi yang diharapkan dengan diterapkannya program ini akan membantu pemerintah dalam pendataan penduduk secara akurat serta memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif, pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa proses pelayanan E-KTP di Kantor Kecamatan Tuminting masih belum  maksimal yang dilihat pada prosedur pelayanan, kemampuan petugas pelayanan dan kecepatan pelayanan. 
Efektivitas Reformasi Birokrasi di Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Negeri Manado dalam Pencapaian Program Penataan Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur Novel Assa; Nancy Onibala; Rahma Alhasni
Jurnal Administro : Jurnal Kajian Kebijakan dan ilmu Administrasi Negara Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Administro: Jurnal Kajian Kebijakan dan Ilmu Administrasi Negara
Publisher : LPPM Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang efektivitas reformasi birokrasi di Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Negeri Manado dalam pencapaian program penataan sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) aparatur. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis menurut Miles and Huberman, dilakukan secara interaktif melalui proses data reduksi, tampilan data dan verifikasi. Sumber datanya yaitu melalui situasi sosial serta hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum efektifnya reformasi birokrasi di Biro Administrasi Umum dan Keuangan Universitas Negeri Manado dalam melaksanakan program penataan sistem manajemen sumber daya manusia aparatur. Hal itu terjadi karena rendahnya perbaikan sistem rekrutmen, lemahnya implementasi analisis dan evaluasi jabatan, kurangnya aplikasi penyusunan standar kompetensi serta kurangnya profesionalisme aparatur dalam meningkatkan kinerja. Jadi untuk mewujudkan efektivitas reformasi birokrasi diperlukan kapasitas dan mutu transfer teknologi serta menghasilkan dan menyebarluaskan IPTEK; SDM aparatur kompeten dan kompetitif pada tujuan menghasilkan tenaga akademi, profesi, dan vokasi yang memiliki keunggulan dan berdayasaing; pemerintahan partisipatif dan melayani dalam menunjang pengelolaan pendidikan tinggi yang efisien, efektif, transparan, akuntabel dan produktif untuk menghasilkan tata kelola pendidikan tinggi yang bersih dan sehat.
IMPLEMENTATION OF THE ASSISTANCE PROGRAM FOR CHILD VICTIMS OF SEXUAL VIOLENCE AT THE MINAHASA DISTRICT WOMEN'S EMPOWERMENT AND CHILD PROTECTION OFFICE Ratung, Marghareth; Mamonto, Fitri H.; Alhasni, Rahma A.; Runtu, Charolina E.
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 4 (2024): Dinamika Governance - JANUARI
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v13i4.4328

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Minahasa dalam melakukan pendampingan terhadap anak korban Kekerasan Seksual. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara dimana jumlah informan dan narasumber sebanyak 8 orang. Berdasarkan hasil penelitian dan temuan di lapangan dapat disimpulkan bahwa Program Pendampingan Anak Korban Kekerasan Seksual di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Minahasa belum sepenuhnya terlaksana dengan baik karena dalam mengimplementasikan kebijakan lebih terfokus pada proses pendampingan tanpa menyentuh proses pencegahan, sehingga orang tua tidak mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi kekerasan seksual dan masih kurangnya sosialisasi dari dinas terkait tentang kekerasan seksual terhadap anak kepada masyarakat.
COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA BUDO KABUPATEN MINAHASA UTARA Onibala, Nancy Melisa; Tendean, Noudy R.P; Alhasni, Rahma A
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 14, No 1 (2024): Dinamika Governance - APRIL
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v14i1.4377

Abstract

The development of a tourist village is expected to be equitable in accordance with the concept of sustainable tourism development. Tourism potential exists in Budo village in the form of natural tourism in the form of beaches, underwater and mountains; Cultural Tourism in the form of arts, customs and traditional culinary; Educational Tourism in the form of mangrove forests and underwater potential. Budo village also has handicrafts in the form of Ginto crafts that can be used as souvenirs typical of Budo village. The community has also prepared a home stay for visiting tourists. Collaborative governance is something interesting to study in the development of Budo tourism village, because it involves various local government organisations, Kerta village community, private sector and others. This research uses a qualitative method with a descriptive approach through determining informants using non-probability sampling techniques by purposive sampling.  The results of this study are where the management of Budo Tourism Village still only relies on the community, the contribution of the government and the private sector is still minimal. So it still needs to be improved again for the role of other stakeholders.
IMPLEMENTASI IDENTITAS KEPENDUDUKAN DIGITAL MELALUI DIGITALISASI PELAYANAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KOTA MANADO Alhasni, Rahma A.; Onibala, Nancy; Assa, Noval
Jurnal Administrasi, Kebijakan, dan Kepemimpinan Pendidikan (JAK2P) Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UNM (Universitas Negeri Makasar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jak2p.v6i1.73996

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan, dan menganalisis tentang Implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Manado sebagai bagian dari upaya digitalisasi pelayanan publik. Implementasi kebijakan publik yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan teori implementasi George C. Edwards III untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi IKD. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman. Fokus penelitian ini adalah pada empat aspek implementasi menurut Edwards III, komunikasi (communication), faktor sumber daya (resources), faktor sikap pelaksana (dispotition or attitude), dan faktor strukur birokrasi ( bureaucratic structure ).Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IKD di Kota Manado melibatkan sosialisasi melalui program jemput bola pelayanan lebih dekat ke masyarakat PDKT, pemanfaatan sumber daya, sikap positif pelaksana, dan struktur birokrasi yang terorganisir. Meskipun demikian, terdapat kendala seperti gangguan jaringan internet dan keterbatasan kepemilikan smartphone Android bagi sebagian masyarakat. Penelitian ini menekankan pentingnya keselarasan faktor-faktor implementasi dan memberikan implikasi bagi pengembangan digitalisasi pelayanan publik.
EVALUASI KEBIJAKAN DIGITALISASI ADMINISTRASI PUBLIK MELALUI PENDEKATAN HUMAN-CENTERED GOVERNANCE DI KABUPATEN MINAHASA Rantung, Margareth Inof Riisyie; Abdussamad , Zuchri; Alhasni , Rahma A.
Sawala : Jurnal Administrasi Negara Vol. 13 No. 1 (2025): Sawala : Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Administrasi Negara Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/sawala.v13.i1.yj521h44

Abstract

Digital transformation in public administration is a crucial part of bureaucratic reform in Indonesia. However, the effectiveness of digital public administration implementation in Minahasa Regency faces obstacles such as low digital literacy, limited infrastructure, inadequate civil service capacity, and minimal community involvement. This study aims to evaluate the implementation of digitalization policies using a human-centered governance approach through the CIPP evaluation model. This research employs a descriptive qualitative method through interviews, observations, and document studies. The results indicate that digitalization needs have not fully considered the social-geographical conditions, infrastructure and HR limitations hinder implementation, the digital service socialization process is suboptimal, and the digital services provided have not fully improved public satisfaction. This study emphasizes that a human-centered governance approach is essential to enhancing the effectiveness of local digital services. The findings contribute to integrating the real needs of citizens into the planning, implementation, and evaluation of public administration digitalization policies.