Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Perubahan Volume pada Timbunan Tanah Lempung Berdasarkan Nilai Batas Susut (SNI 3422:2008) Yus Yudhyantoro; Andri Prayoga; Maimunah Maimunah
Tameh: Journal of Civil Engineering Vol 11 No 2 (2022): Desember
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedimentasi secara terus-menerus mengakibatkan pendangkalan pada kolam labuh PPS (Pelabuhan Perikanan Samudra) Lampulo yang terletak di Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Tanah hasil pengerukan yang ditimbun di luar area pelabuhan, secara visual mengindikasikan tanah lempung. Pengaruh air terhadap tanah lempung selain daya dukung rendah dan plastisitas tinggi, adalah kembang-susut yang tinggi. Salah satu perilaku menonjol yang menyebabkan kerusakan besar pada struktur yang dibangun di atas tanah lempung adalah terjadinya pengurangan volume, yaitu penyusutan ketika tanah lempung dengan sifat mudah-mampat yang jenuh air mengalami penguapan. Penyusutan pada tanah lempung akan mengakibatkan terjadinya perubahan volume. Tujuan penelitian ini adalah menghitung perubahan volume timbunan tanah lempung berdasarkan nilai batas susut (shrinkage limit) dengan menggunakan SNI 3422:2008. Sampel tanah yang digunakan adalah sampel tidak terganggu (undisturbed sample) yang berasal dari area penimbunan hasil pengerukan Kolam Labuh PPS Lampulo. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pengujian kadar air, berat jenis, batas cair, batas plastis, batas susut dan distribusi ukuran butiran menggunakan metode SNI. Berdasarkan hasil uji sifat-sifat fisis, menurut AASHTO sampel tanah termasuk kelompok A-7-5 yang berarti adalah tanah berlempung dengan nilai GI yang lebih besar dari 20 sehingga dinilai buruk sebagai tanah dasar. Menurut USCS, tanah tergolong dalam klasifikasi CH yang berarti tanah lempung dengan plastisitas tinggi sehingga memiliki potensi pengembangan dan penyusutan yang besar. Berdasarkan SNI 3422:2008 diperoleh nilai batas susut (SL) rata-rata adalah 21,21%, rasio susut (R) rata-rata adalah 2,27% dan nilai susut linear (LS) rata-rata adalah 9,65%. Dengan nilai perubahan volume (VC) rata-rata adalah 35,59% maka volume penyusutan timbunan tanah hasil pengerukan kolam labuh PPS Lampulo adalah sebesar 32.438,85 m3 terhadap volume awalnya (91.145,97 m3). Oleh karena itu batas susut menjadi parameter penting untuk menghitung penyusutan volume pada timbunan tanah yang disebabkan karena jenis tanahnya adalah lempung dengan plastisitas tinggi.