Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Propaganda di Media Sosial Twitter Guna Menyebarkan Informasi Terkait Covid-19 M Yusuf Samad; Fatimah Azzahra
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 2, No. 2, Desember 2022 Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v2i2.1634

Abstract

Abtract. Information related to Covid-19 is widely circulated on Twitter social media but the information is still fragmentary and efforts are needed to unite it so that social media users can easily access information related to Covid-19. This study aims to apply propaganda on social media Twitter and explain how the impact of the propaganda. The novelty of this research is focused on the propaganda of the Twitter social media account which is the most responded to by citizens because it informs the wargabantuwarga.com website which collects information about Covid-19, determining the account using Twitter's social media analysis tool in the form of Social Bearing. The research method used is qualitative research with data sources from literature studies and observations on Twitter social media. The results of the study show that the application of propaganda on Twitter social media has been proven to be able to get citizens involved in disseminating information related to Covid-19, including Covid-19 information on the wargabantuwarga.com website. The dissemination of this information was carried out by sharing tweets from the Twitter social media account @anandabadudu which reached thousands of times and received responses from netizens. The propaganda used is white propaganda and the propaganda technique Using All Forms of Persuasion. Both give rise to social action which means the relationship between the propagandist and the target of propaganda or other netizens. Abstrak. Informasi terkait Covid-19 banyak beredar di media sosial Twitter tetapi informasi tersebut masih terpisah-pisah dan diperlukan upaya untuk menyatukannya sehingga pengguna media sosial mudah mengakses informasi terkait Covid-19. Penelitian ini bertujuan menerapkan propaganda di media sosial Twitter dan menjelaskan bagaimana dampak dari propaganda tersebut. Kebaruan penelitian ini difokuskan pada propaganda akun media sosial Twitter yang paling banyak direspons oleh warganet karena menginformasikan terkait situs web wargabantuwarga.com yang menghimpun informasi tentang Covid-19, penentuan akun tersebut menggunakan alat analisis media sosial Twitter berupa Social Bearing. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data dari studi pustaka dan pengamatan di media sosial Twitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan propaganda di media sosial Twitter telah terbukti mampu membuat warganet terlibat dalam menyebarkan informasi terkait Covid-19, termasuk informasi Covid-19 yang berada di situs web wargabantuwarga.com. Penyebaran informasi tersebut dilakukan dengan membagikan cuitan dari akun media sosial Twitter @anandabadudu yang mencapai ribuan kali dan mendapat respons dari warganet. Adapun propaganda yang digunakan adalah propaganda jenis propaganda putih dan teknik propaganda Using All Forms of Persuations. Keduanya memunculkan tindakan sosial yang berarti hubungan antara propagandis dan sasaran propaganda atau warganet lainnya.
Penerapan Propaganda di Media Sosial Twitter Guna Menyebarkan Informasi Terkait Covid-19 M Yusuf Samad; Fatimah Azzahra
Jurnal Riset Manajemen Komunikasi Volume 2, No. 2, Desember 2022 Jurnal Riset Manajemen Komunikasi (JRMK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrmk.v2i2.1634

Abstract

Abtract. Information related to Covid-19 is widely circulated on Twitter social media but the information is still fragmentary and efforts are needed to unite it so that social media users can easily access information related to Covid-19. This study aims to apply propaganda on social media Twitter and explain how the impact of the propaganda. The novelty of this research is focused on the propaganda of the Twitter social media account which is the most responded to by citizens because it informs the wargabantuwarga.com website which collects information about Covid-19, determining the account using Twitter's social media analysis tool in the form of Social Bearing. The research method used is qualitative research with data sources from literature studies and observations on Twitter social media. The results of the study show that the application of propaganda on Twitter social media has been proven to be able to get citizens involved in disseminating information related to Covid-19, including Covid-19 information on the wargabantuwarga.com website. The dissemination of this information was carried out by sharing tweets from the Twitter social media account @anandabadudu which reached thousands of times and received responses from netizens. The propaganda used is white propaganda and the propaganda technique Using All Forms of Persuasion. Both give rise to social action which means the relationship between the propagandist and the target of propaganda or other netizens. Abstrak. Informasi terkait Covid-19 banyak beredar di media sosial Twitter tetapi informasi tersebut masih terpisah-pisah dan diperlukan upaya untuk menyatukannya sehingga pengguna media sosial mudah mengakses informasi terkait Covid-19. Penelitian ini bertujuan menerapkan propaganda di media sosial Twitter dan menjelaskan bagaimana dampak dari propaganda tersebut. Kebaruan penelitian ini difokuskan pada propaganda akun media sosial Twitter yang paling banyak direspons oleh warganet karena menginformasikan terkait situs web wargabantuwarga.com yang menghimpun informasi tentang Covid-19, penentuan akun tersebut menggunakan alat analisis media sosial Twitter berupa Social Bearing. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sumber data dari studi pustaka dan pengamatan di media sosial Twitter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan propaganda di media sosial Twitter telah terbukti mampu membuat warganet terlibat dalam menyebarkan informasi terkait Covid-19, termasuk informasi Covid-19 yang berada di situs web wargabantuwarga.com. Penyebaran informasi tersebut dilakukan dengan membagikan cuitan dari akun media sosial Twitter @anandabadudu yang mencapai ribuan kali dan mendapat respons dari warganet. Adapun propaganda yang digunakan adalah propaganda jenis propaganda putih dan teknik propaganda Using All Forms of Persuations. Keduanya memunculkan tindakan sosial yang berarti hubungan antara propagandis dan sasaran propaganda atau warganet lainnya.
PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN SENYAWA ASTAXANTHIN DAN BENTUK ESTERNYA UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL Agus Takariyawati; Fatimah Azzahra; Zaenab Zaenab; M. Yusuf Samad
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 14 No. 3 (2024): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v14i3.19734

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu multidimensi kompleks yang berperan dalam kesehatan masyarakat. Pilar yang mendukung ketahanan pangan nasional meliputi ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan pangan, termasuk mengembangkan kualitas pangan untuk kesehatan masyarakat/sumber daya manusia. Astaxanthin, senyawa bioaktif yang ditemukan pada krustasea, ikan, dan mikroalga serta bentuk esternya, memiliki manfaat kesehatan signifikan dan berpotensi meningkatkan kualitas pangan masyarakat melalui fortifikasi. Namun, hingga kini, kajian komprehensif mengenai peluang dan tantangan pengembangan astaxanthin dalam konteks ketahanan pangan masih terbatas. Riset ini bertujuan mengulas aplikasi senyawa astaxanthin dan bentuk esternya dengan menjabarkan hal-hal yang berkaitan dengan sumber bahan, aplikasi dalam formulasi pangan fungsional, peluang, dan tantangan sebagai senyawa fortifikasi pangan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Penelitian ini merupakan literature review dengan menggunakan studi pustaka yang relevan berdasarkan pencarian kata kunci yang sesuai dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa astaxanthin dan bentuk esternya telah diformulasi sebagai pangan fungsional untuk menunjang kesehatan serta dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan alami dalam produk dan meningkatkan nutrisi pada pangan hewani. Tantangan utama pengembangan astaxanthin meliputi tingginya biaya produksi, stabilitas senyawa, serta bioavailabilitasnya dalam formulasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan astaxanthin dalam konteks ketahanan pangan yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional.