Syahrudin
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kerinci

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH MELALUI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS X MA NEGERI 3 KERINCI Syahrudin
EDU RESEARCH Vol 3 No 4 (2022): EDU RESEARCH
Publisher : Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v3i4.78

Abstract

Rendahnya hasil belajar menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini, selain itu dalam menyampaikan pembelajaran guru masih menggunakan model pembelajaran langsung (Diret Instruction). Model pembelajaran langsung adalah model pembelajaran yang berpusat pada guru. Dengan demikian, menyebabkan pembelajaran tidak afektif sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik yang tergolong rendah. Oleh karena itu, pada penelitian ini “apakah implementasi model pembelajaran Quantum Teachingdapat meningkatkan hasil belajar Fiqih peserta didik Kelas X MA Negeri 3 Kerinci Tahun ajaran 2021-2022”. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Risearch) dengan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Taggart, proses tindakan kelas meliputi : tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan tahap refleksi. Penelitian ini bertujuan agar guru lebih kreatif dalam memilih model pembelajaran yang bervariasi, dan agar peserta didik mendapatkan Hasil Belajar yang sesuai dengan standar ketuntasan yang ditetapkan. Adapun tekhnik pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar Fiqih peserta didik Kelas X MA Negeri 3 Kerinci. Sedangkan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengetahui data tentang proses pembelajaran Fiqih, respon peserta didik, keadaan peserta didik, dan guru. Setelah menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching pada siklus I hasil belajar peserta didik meningkat dari data prasurvey yaitu 5 peserta didik (20% ) menjadi 10 peserta didik (40% ) yang tuntas, dan 15 peserta didik ( 60% ) yang belum tuntas. Pada siklus II hasil belajar lebih meningkat menjadi 21 peserta didik (84% ) yang tuntas, 4 peserta didik (16% ) yang belum tuntas. Dengan demikian data prasurvey terjadi peningkatan 16 peserta didik. Hasil penelitian diperoleh dengan menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yaitu 80%peserta didik yang tuntas sudah tercapai sehingga pelaksanaan siklus tindakan selayaknya dihentikan.