Imron Muzakki
Prodi Psikologi Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dukungan Sosial Orang Tua Pada Anak Tunagrahita Di Slb Muhammadiyah Kertosono Wildatul Lubab; Moch. Muwaffiqillah; Imron Muzakki
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1361.191 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v1i1.327

Abstract

Setiap anak membutuhkan dukungan orang tua untuk dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Namun, tidak semua orang tua bisa menerima kekurangan anak dan tetap memberikan dukungan bagi perkembangan mereka, utamanya jika mereka adalah anak tunagrahita. Karena itulah, penelitian ini ingin mengetahui mengenai: (1) bagaimana bentuk dukungan sosial orang tua pada anak tunagrahita di SLB Muhammadiyah Kertosono dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan sosial orang tua pada anak tunagrahita siswa SLB Muhammadiyah Kertosono. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subyek penelitian ini sebanyak 6 orang yang di Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Jombang dan Kabupaten Kediri. Subyek penelitian adalah orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dalam hal ini adalah tunagrahita. Dari penelitian ini diperoleh beberapa aspek dukungan sosial berdasarkan indikator-indikator dukungan sosial House yang diberikan orang tua pada anak tunagrahita, orang tua memberikan dukungan emosional yaitu rasa empati, kepedulian dan perhatian. Dukungan penghargaan dengan memberikan suatu penghargaan pada anak. Dukungan instrumental yang berupa pemberian barang dan jasa. Serta dukungan informatif yaitu pemberian nasehat. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi dukungan sosial orang tua pada anak tunagrahita adalah tanggung jawab, rasa optimisme, kasih sayang, kemajuan dan rasa khawatir.
Hubungan Kepuasan Kerja Pada Aspek Finansial Dengan Loyalitas Kerja Karyawan Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (Min) Bandar Kidul Kota Kediri Ahmad Rizal Fatawi; Imron Muzakki; Siti Amanah
Happiness (Journal of Psychology and Islamic Science) Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.948 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v1i2.331

Abstract

Kepuasan kerja merupakan sikap umum terhadap pekerjaannya. Kepuasan akan terjadi apabila kebutuhan-kebutuhan individu sudah terpenuhi, hal tersebut merupakan sikap umum yang dimiliki oleh karyawan yang erat kaitannya dengan imbalan-imbalan yang akan mereka terima setelah melakukan pekerjaan. Imbalan-imbalan dalam hal ini berupa finansial yang ditunjukkan dengan kompensasi atau gaji, tunjangan, jaminan sosial, fasilitas, dan promosi. Ketika finansial yang diberikan tidak menjamin kepuasan dalam bekerja dapat memberikan dampak bagi loyalitas seorang karyawan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Bandar Kidul Kota Kediri. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk (1) mengetahui tingkat kepuasan kerja pada aspek finansial, (2) mengetahui tingkat loyalitas kerja karyawan, (3) mengetahui hubungan antara kepuasan kerja pada aspek finansial dengan loyalitas kerja karyawan di Bandar Kidul Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PNS dan Non PNS di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Bandar Kidul Kota Kediri dengan jumlah 36 orang. Penelitian ini menggunakan dua buah skala sebagai alat ukur, yaitu skala kepuasan kerja pada aspek finansial dan skala loyalitas kerja karyawan yang disusun dalam bentuk skala Likert. Data kemudian dianalis menggunakan analis korelasi product moment dan menggunakan taraf kesalahan 5%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) tingkat kepuasan kerja pada aspek finansial karyawan Madrasah Ibtidaiyah Negeri Bandar Kidul Kota Kediri berada pada kategori sedang dengan 19 responden sebesar 53 %, dengan rata-rata (mean) sebesar 219,39, (2) tingkat loyalitas kerja karyawan Madrasah Ibtidaiyah Negeri Bandar Kidul Kota Kediri berada pada kategori sedang dengan 17 responden sebesar 47 %, dengan rata-rata (mean) sebesar 213,94 (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja pada aspek finansial dengan loyalitas kerja karyawan, hal tersebut dilihat pada nilai signifikansi 0,000 dimana p < 0,05 dan r = 0,620, serta nilai korelasi antara kepuasan kerja pada aspek finansial dengan loyalitas kerja karyawan sebesar 0,620 yang artinya hubungan diantara keduanya pada kategori kuat.
Implementasi Maqashid Syari’ah Dalam Ekonomi Islam dan Psikologi Islam Jamaludin Acmad Kholik; Imron Muzakki
Happiness: Journal of Psychology and Islamic Science Vol. 5 No. 2 (2021): December
Publisher : Program Studi Psikologi Islam (IAIN) Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.774 KB) | DOI: 10.30762/happiness.v5i2.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pendapat-pendapat para ulama baik klasik maupun kontemporer seputar teori maqashid syari’ah, serta mengungkap implementasi teori maqashid syari’ah dalam ekonomi Islam dan psikologi Islam. Sumber data penelitian ini adalah buku-buku tentang teori maqashid syari’ah baik yang ditulis oleh ulama klasik maupun kontemporer, kemudian buku-buku ekonomi Islam dan psikologi Islam. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengkaji dengan seksama referensi yang berkaitan dengan teori maqashid syari’ah dan implementasinya dalam ekonomi Islam dan psikologi Islam. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penerapan mashlahah yang merupakan tujuan diturunkannya syariah (maqashid syari’ah) memiliki potensi polemik yang cukup signifikan baik di kalangan ulama salaf maupun modern. Obyek perdebatan yang diangkat ada sedikit pergeseran antara ulama salaf dan modern, perdebatan ulama salaf hanya terfokus pada mashlahah mursalah, sedang polemik yang terjadi di kalangan ulama modern versus sebagian para pemikir bergeser pada mashlahah mulghâh (mashlahah yang diabaikan oleh syari’), yang disepakati oleh para ulama ushul ketidakvalidannya untuk dijadikan landasan hukum syara’. Pada penelitian ini implementasi maqashid syari’ah dalam ekonomi Islam terdapat pada lima maqashid utama berikut: a. Keadilan lawan dari kedzaliman, b. Kejujuran dan transparansi, lawan dari dusta dan ketertutupan, c. Adanya sirkulasi harta, sebagai lawan dari penimbunan, d. Kebersamaan, persatuan, dan saling tolong menolong, sebagai lawan dari perpecahan, perselisihan dan saling bermusuhan, e. Memberi kemudahan dan menghilangkan kesulitan, lawan dari kesulitan dan tidakan yang memberatkan. Sedangkan implementasi maqashid syari’ah pada psikologi Islam bisa dijabarkan pada macam-macam mashlahah berdasarkan tingkatannya, yaitu dharuriyat, hajiyat dan tahsiniyat. Ketiga tingkatan mashalahah ini mempunyai kesesuaian dengan teori-teori psikologi.