Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelayanan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) pada Masa Transisi New Normal di Posbindu PTM Mawar Lestari Dinasti Pudang Binoriang
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1119

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) adalah suatu penyakit yang memiliki masa inkubasi yang lama dan laten dalam proses penularannya. Penyakit tersebut tidak mudah ditularkan dari individu ke individu lainnya. Penyakit tidak menular paling banyak disebabkan oleh gaya hidup manusia yang tidak sehat (Putri, Hubaybah, & Asparian, 2018). Hasil pengukuran tekanan darah menunjukkan penyakit hipertensi sebanyak 34,1% (Riskesdas, 2018). Melihat tingginya prevalensi PTM, pemerintah memiliki beberapa strategi pencegahan, salah satunya dengan pemantauan rutin kesehatan masyarakat yang dilaksanakan melalui pos pembinaan terpadu (posbindu). Kegiatan ini merupakan upaya promotif dan preventif yang berfungsi mengetahui faktor-faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) yang perlu diketahui dan diwaspadai masyarakat (Primiyani, dkk. 2019). Pada masa pandemi, pembatasan kegiatan/aktivitas di luar rumah akan berpotensi meningkatkan prevalensi orang dengan faktor risiko PTM. Deteksi dini faktor risiko PTM atau skrining pada masa pandemi covid-19 dapat dilakukan secara mandiri dengan alat pemeriksaan yang dimiliki sendiri dan hasil dapat dikomunikasikan dengan dokter online atau kader di posbindu melalui pemanfaatan teknologi informasi. Peran dan tugas kader pada masa pandemi covid-19 ini menjadi berat karena harus ada inovasi yang dilakukan agar anggota posbindu PTM dapat mengetahui kondisi kesehatannya
Peran Keluarga dalam Asuhan Keperawatan Dan Pemenuhan Gizi Pada Balita Malnutrisi Cut Salsabila Alya Zahra; Dinasti Pudang Binoriang
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55221

Abstract

Malnutrition remains a significant health problem in toddlers because it can affect physical growth, cognitive development, and overall health. Parents play a crucial role in meeting nutritional needs, but often face obstacles due to limited knowledge, inappropriate feeding practices, and environmental conditions. This study aims to explore and strengthen parental involvement in toddler nutrition management through a family-based intervention. The study used a case study approach with one toddler who was underweight and stunted. Data were collected through anthropometric measurements, in-depth interviews with the mother, and observations of feeding practices at home. The intervention was implemented for one month with four weekly visits and included nutrition education, demonstrations of feeding practices, counseling, and growth monitoring. The evaluation showed an increase in parental knowledge, attitudes, and practices in child nutrition management, as well as improvements in the toddler's nutritional status. These results indicate that family-based interventions can empower parents, improve nutrition practices, and support optimal growth and development of toddlers.