Secara umum bahasa Arab formal atau yang disebut bahasa Fusha adalah bahasa yang selalu dipelajari dan digunakan dalam dunia pendidikan. Secara umum lagu Arab dinyanyikan menggunakan bahasa Arab Modern (amiyah). Pada lagu dreamers yang merupakan soundtrack resmi piala dunia FIFA 2022 terdapat bagian yang dinyanyikan oleh Fahad Al Kubaisi, seorang penyanyi Qatar. Uniknya lirik lagu ini menggunakan bahasa Arab Fusha, akan tetapi dinyanyikan dengan dialek Qatar yang menjadikannya sulit dipahami sebagian orang. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mendengarkan kemudian menulis lirik lagu yang dinyanyikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kontrastif. Studi kontrastif digunakan untuk mengetahui perbedaan yang mencolok dari kedua bahasa tersebut. Ditinjau dari paradigma ilmu morfologi, hasil yang didapatkan bahwa terjadi perubahan pada penandaan afiks baik dalam verba ataupun nomina yang terdapat pada lirik lagu. Afiks dibedakan menjadi beberapa macam dari segi posisinya, diantaranya (1) prefiks, (2) infiks, dan (3) sufiks. Dalam tataran verba dialek Qatar yang terdapat pada lirik lagu ini, penandaan afiks pada modus seperti indikatif, subjungtif, dan jusif, begitupun penandaan nominatif, genitif, dan akusatif pada kasus nomina tidak dapat diketahui tanda dan ciri khasnya. Hal inilah yang melatar belakangi perbedaan kontras dari kedua bahasa tersebut.