Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Laju Sedimentasi Terhadap Fungsi Waduk Serta Penanganan Sedimen Waduk Gebyar di Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah Arif Candra Saputra; Tri Prandono
Surakarta Civil Engineering Review Vol 2 No 1 (2022): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.656 KB)

Abstract

Waduk gebyar merupakan sumber air permukaan untuk berbagai kegiatan masyarakat, baik untuk domestik, pariwisata, perikanan maupun irigasi teknik dengan eksiting seluas 1.446 Ha. Daya tampung waduk 701.295 m3 namun pada saat ini berkurang dikarenakan laju sedimentasi serta berbagai kepentingan masyarakat yang cenderung semakin meningkat. Maka makalah Penelitian ini studi mengenai Laju sedimentasi waduk Gebyar serta penanganannya untuk masa yang akan datang. Adapun langkah penelitian ini adalah Mencari volume aliran rata-rata yang masuk ke waduk ( minimum 10 tahun ), Menentukan volume sedimen rata-rata yang masuk ke waduk ( minimum 10 tahun ). Kemudian menganalisa volume bagian waduk dengan volume aliran rata-rata, Analisa efisiensi tangkapan sedimen rata-rata tiap bagian waduk, selanjutnya Analisa laju sedimen waduk.Hasil analisa perhitungan, Laju sedimentasi waduk Gebyar sebesar 9.299,28 m3/tahun, dengan sisa umur waduk ±75,42 pertahun, kapasitan waduk saat ini tinggal ±75,42 tahun, kapasitas waduk saat ini tinggal 71,43 %, sedangkan besarnya sedimen yang mengendap ±28,57 %. Hal ini menunjukkan menurunnya daya tampung air waduk dan ketersediaan air tidak bisa optimal, yang mana akan berakibat terhadap pelayanan irigasi untuk sawah masyarakat.
2. STUDI KELAYAKAN GEDUNG TEATER STUDI KASUS GEDUNG TEATER GARUDA KABUPATEN KARANGANYAR Arief Tri Wahyudi; Tri Prandono
Surakarta Civil Engineering Review Vol 1 No 1 (2021): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.338 KB)

Abstract

Seiring dengan meningkatnya laju pembangunan di segala bidang aspek kehidupan yaitu ekonomi, politik, sosial, dan budaya khususnya di wilayah Kabupaten Karanganyar, maka diperlukan suatu upaya peningkatan fasilitas sarana dan prasarana yang bisa mengakomodir semboyan Kabupaten Karanganyar yaitu sebagai Bumi Intanpari (Industri, Peranian, dan Pariwisata), dimana hal tersebut sangat erat kaitannya dengan bidang seni budaya dan pariwisata. Sebagai langkah awal mewujudkan Pembangunan Sarana dan Prasarana berupa gedung teater di Kabupaten Karanganyar dibutuhkan sebuah Studi Kelayakan (Feasibility Study- FS) sebagai acuan penyusunan Detail Engineering Design (DED).Tahap analisis dilakukan berdasarkan issue atau permasalahan pokok yang terjadi di kawasan studi. Kegiatan ini ditujukan untuk merumuskan arahan dan kebutuhan pembangunan Gedung Teater Karanganyar. Analisis mencakup pula tentang analisis yang dibutuhkan agar Gedung Teater kedepannya bisa berdaya guna dan berhasil guna.Adapun beberapa analisis yang dibutuhkan anatara lain sebagai berikut : Analisis Teknis (aspek bangunan, tampak, fasilitas dan hal-hal teknis lainnya terkait dengan bangunan gedung teater), Analisis Lingkungan (mencakup pengaruh pengaruh bangunan pada lingkungan baik masyarakat, limbah, kebisingan dan potensi penambahan ekonomi), Analisis aspek sosial (Pengaruh sosial bagi lingkungan), Analisis Biaya Pembangunan (mencakup pembiayaan, sumber pendanaan, analisis kelayakan dan resiko).Berdasarkan Hasil Analisis Situasi dan data yang dihimpun dapat dinyatakan bahwa Pembangunan Gedung Teater Kabupaten Karanganyar Layak untuk dilakukan. Besarnya Estimasi Anggaran yang harus dipersiapkan untuk penmbangunan Gedung Teater Karanganyar ini sebesar Rp. 14.497.150.000,00
Efektifitas Bendungan Gesing Kerjo dalam Penanggulangan Dampak Timbunan Lumpur Akibat Muatan Transport Sedimen Tri Prandono
Surakarta Civil Engineering Review Vol 2 No 2 (2022): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.124 KB)

Abstract

Seiring berjalannya waktu dan diikutinya dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, kebutuhan pangan juga semakin meningkat dan pada prakteknya justru faktor-faktor pendukung peningkatan produksi pangan ini terhambat oleh perkembangan jaman itu sendiri seperti pembukaan lahan baru pada Derah Aliran Sungai / DAS sehingga memperbesar arus limpasan permukaan dan secara otomatis memperbesar aliran tranport sedimen. Hal tersebut pastinya akan berdampak langsung pada umur baik bendung maupun bendungan sebagai tempat untuk sumber andalan suplesi air irigasi pada lahan pertanian. Penelitian ini berusaha membuat sebuah analisis efektifitas tampungan waduk dalam pengaruh langsung dari suplai air dari Daerah Aliran Sungai yang tentunya sangat terpengaruh oleh arusa tranport sedimen dan dalam penelitian ini mengambil lokasi pada Waduk Gesing Kerjo. Metode penelitian pada penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan mengambil 3 titik sampel air dan bahan sedimen 2 didaerah kanan kiri bendung dan 1 didaerah hulu bendung kemudian dilakukan pengumpulan data yang kemudian dianalisis datanya untuk diambil kesimpulan, dengan menggunakan rumus dari persamaan Einstein untuk analisis sedimen dasar dan menggunakan rumus persamaan Einstein untuk analisis sedimen melayang. Dari hasil analisis kedua rumus tersebut didapatkan besar laju sedimen total sebesar 0084 kg/dt dan harus dilakukan revitalisasi waduk setiap 10 tahun sekali.
1. Analisis Proyeksi Peningkatan Layanan PDAM Klaten Cabang Timur dalam Memenuhi Kebutuhan Air Bersih Di Kecamatan Ceper sampai Tahun 2030 Syahid Sabilil Haq; Tri Prandono
Surakarta Civil Engineering Review Vol 3 No 1 (2023): Surakarta Civil Engineering Review
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, kebutuhan air bersih baik diperkotaan maupun dipedesaan semakin meningkat. PDAM Klaten Cabang Timur yang bertugas dan bertanggung jawab atas penyediaan air bersih di Kecamatan Ceper. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yaitu pengumpulan data yang kemudian dianalisis datanya untuk diambil kesimpulan, dengan melakukan analisis pola distribusi tekanan meter air, pertambahan pelanggan, dan kapasitas produksi pada tahun 2030. Hasil penelitian berdasarkan diadakannya program audit NRW (Non Revenue Water) oleh PDAM Klaten Cabang Timur, diperoleh data sekunder hasil pengukuran debit dan tekanan meter air selama 1x24 jam jumlah pelanggan mengalami peningkatan yaitu dari 2195 SR ditahun 2020 menjadi 4785 SR ditaun 2030 mengakibatkan bertambahnya kebutuhan air bersih. diketahui bahwa kebutuhan air bersih dari tahun 2020 untuk domestik 12,339 lt/dt, non domestik 0,215 lt/dt, sosial 0,382 lt/dt dan total kebutuhan air bersih 16,245 lt/dt meningkat menjadi domestik 27,126 lt/dt, non domestik 0,4022 lt/dt, sosial 0,712 lt/dt dan total kebutuhan air bersih 35,5 lt/dt pada tahun 2030. Kata kunci : Debit PDAM, Proyeksi Kebutuhan, NRW (Non Revenue Water).
Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi pada Daerah Irigasi DI. Jaten Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar Tri Prandono
Surakarta Civil Engineering Review Vol 4 No 1 (2024): Surakarta Civil Engineering Review (SCER)
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSistem irigasi dipengaruhi oleh beberapa aspek, yaitu: prasarana fisik, produktifitas tanam, sarana penunjang, organisasi personalia, dokumentasi, dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A). Bangunan irigasi mengalami penurunan fungsi akibat bertambahnya umur bangunan atau pengaruh perkembangan zaman.Penilaian kondisi fisik dan non fisik perlu dilakukan sebagai evalusi kinerja siebagai acuan pieriencanaan dalam piengielolaan jaringan irigasi dan prioritas piemieliharaan maupun riehabilitasi. Mietodie pienielitian pienilaian kondisi kinierja jaringan irigasi DI. Jatien dilakukan diengan cara obiesiervasi langsung kie lapangan diengan mielakukan pienielusuran jaringan, wawancara dan analisis data siekundier. Pienielusuran jaringan irigasi ini dilakukan untuk miendapatkan data kondisi prasarana fisik. Mietodie wawancara dan analisis data siekundier digunakan untuk miendapatkan data produktivitas tanam, sarana pienunjang, organisasi piersonalia, dokumientasi dan P3A. Hasil pienilaian Kinierja Sistiem Irigasi mienunjukan bahwa bobot final nilai kondisi jaringan irigasi DI Jaten adalah 40,35 % masuk dalam kategori kinerja Jelek dan perlu perhatian, nilai tersebut didapat dari 7 aspek penilaian, sedangkan jika dilihat dari aspek produksi tanam yang sebesar 93,28% dan merupakan fungsi sentral sebuah daerah irigasi akan menjadi sebuah pernyataan yang saling berlawanan setelah dilakukan penyelidikan lebih dalam ternyata petani saat ini sudah berfikir maju untuk meningkatkan produksi tidak tergantung pada air irigasi dan membuat sumur dalam sebagai sebuah alternatif yang sangat cerdas.Kata Kunci : DI. Jaten, Penilaian Jaringan, Kinerja Jaringan.