Dewi Woro Astuti
Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Interproffesional Education Terhadap Penyakit Hipertensi dan Diabetes Melitus di Kabupaten Pesawaran, Lampung Nathasa Khalida Dalimunthe; Dewi Woro Astuti
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.307 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.69

Abstract

Penyakit tidak menular termasuk penyakit jantung, stroke, kanker, diabetes, hipertensi, dan penyakit paru-paru kronis, secara kolektif bertanggung jawab atas hampir 70% dari semua kematian di seluruh dunia. Kerjasama antar profesi diperlukan dalam menangani masalah kesehatan, salah satu kegiatannya disebut dengan Interproffesional Education (IPE). Oleh karena itu, kami melakukan pengabdian masyarakat dengan menerapkan IPE kepada masyakat secara langsung dengan tujuan peningkatan pemahaman terkait hipertensi dan diabetes melitus. Profesi yang berkolaborasi dalam kegiatan implementasi yaitu berjumlah 11 orang dari program studi Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, dan Gizi dari Fakultas Kesehatan, Universitas Mitra Indonesia. Kegiatan implementasi IPE di Dusun Sumber Sari 4 dilakukan tanggal 23-24 Juni 2022. Rangkaian kegiatan berupa pemeriksaan kesehatan, konsultasi kesehatan, senam prolanis dan penyuluhan penyakit terkait hipertensi dan diabetes melitus dengan metode ceramah dan tanya-jawab. Kegiatan tersebut memberikan hasil yang positif terhadap pemahaman terkait penyakit tersebut. Secara keseluruhan, peserta masih terkadang menerapkan pesan dari gizi seimbang seperti membatasi GGL (Gula, Garam, Lemak), konsumsi lebih banyak sayur dan buah, dan batasi makanan pengawet.  Masyarakat merasa antusias dengan adanya kegiatan yang kami adakan. Harapannya  kegiatan senam dapat dilakukan kembali secara rutin, melakukan cek kesehatan rutin di Posbindu atau puskesmas terdekat, dan menerapkan pesan gizi seimbang di kehidupan sehari-hari.