Kristamuliana Kristamuliana
Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Sam Ratulangi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Penyakit Tidak Menular dengan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) : Community Empowerment in Efforts to Prevent and Handling Non-Communicable Diseases by Utilizing Family Medicinal Plants (TOGA) Adriani natalia Minanga; Kristamuliana Kristamuliana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mandala pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi STIKES Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.316 KB) | DOI: 10.35311/jmpm.v3i2.111

Abstract

Pencegahan dan penanganan PTM (Penyakit Tidak Menular) serta pengendalian faktor risiko harus dilakukan sedini mungkin untuk mengurangi angka kejadian dan meminimalkan komplikasi PTM. Data demografi yang dilaporkan dari puskesmas menyebutkan bahwa PTM tidak hanya menyerang pada usia dewasa dan lansia namun akhir-akhir ini PTM seperti hipertensi telah terjadi pada usia 20 tahun. Tujuan pengabdian  masyarakat (Pengabmas) ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan penanganan PTM dengan pemnafaatan TOGA serta membantu keberlanjutan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindo) yang telah lama vakum sejak masa pandemi melalui penyegaran kembali kader Posbindu  tentang program monitoring dan deteksi dini penyakit tidak menular di puskesmas. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah adalah melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) terhadap kelompok pasien dan keluarga pasien yang berkunjung ke Puskesmas terkait dan pemanfaatan TOGA, demonstrasi pemanfaatan  TOGA dan penyegaran kembali kader Posbindu terkait monitoring dan deteksi dini PTM. Hasilnya menunjukkan berdasarkan hasil observasi selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme terhadap topik penyuluhan baik yang diberikan kepada peserta penyakit tidak menular maupun kepada kader posbindu. Pengetahuan peserta meningkat dan minat yang besar  untuk memanfaatkan TOGA juga diperoleh dari pernyataan peserta pada sesi evaluasi. Kesimpulannya kegiatan pengabmas ini dapat berkontribusi terhadap pengendalian PTM dengan pemanfaatan TOGA dan penyegaran kembali kader posbindu.