Untung Budiarto
Department of Naval Engineering, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Pengaruh Penerapan Coating dan Variasi Ukuran Grit Aluminium Oxide pada Proses Blasting Terhadap Ketahanan Laju Korosi dan Daya Rekat Adhesi Jihan Alldzi Khoir; Untung Budiarto; Ocid Mursid
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 1 (2023): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korosi merupakan masalah yang sering dihadapi pada industri manufaktur termasuk industri galangan kapal. Guna melindungi logam material seperti baja untuk melakukan pencegahan terhadap korosi yaitu dilakukannya proses pengecatan atau painting. Pengecatan yang dilakukan pada industri kapal sangat bergantung pada tingkat kebersihan permukaan material. Proses blasting merupakan proses pembersihan yang lazim digunakan di industri galangan kapal yang memakai metode penembakan partikel ke suatu permukaan material sehingga menimbulkan gesekan. Salah satu material abrasif yang digunakan pada industri galangan kapal yaitu aluminium oxide. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbandingan variasi aluminium oxide dengan ukuran grit 60, grit 80, dan grit 100 terhadap kekuatan adhesi, kerekatan, dan laju korosi pada plat baja ASTM A36. Pengujian kekuatan adhesi menggunakan metode pull-off test, pengujian kerekatan menggunakan metode x-cut test, dan pengujian laju korosi dengan metode elektrokimia. Hasil pengujian kekuatan adhesi menggunakan metode pull-off test menghasilkan kekuatan adhesi paling besar yaitu 12,53 Mpa dengan variasi ukuran grit 60. Hasil pengujian kerekatan pada ketiga ukuran variasi grit aluminium oxide menggunakan metode x-cut test menghasilkan kerekatan dengan level 0 dapat disimpulkan bahwa tidak ada coating yang terkelupas. Pengujian laju korosi dengan metode elektrokimia menghasilkan bahwa semakin kecil ukuran grit aluminium oxide yaitu grit 60 laju korosinya semakin rendah setelah dilakukannya pengecatan.
Reschedule Repair Kapal SPOB Akra 80 dengan Menggunakan Critical Path Method (CPM) Fatkhur Rohman; Untung Budiarto; Muhammad Luqman Hakim
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 11, No 1 (2023): Januari
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proyek pekerjaan galangan kapal seringkali mengalamai keterlambatan dalam pelaksanannya yang mengakibatkan kerugian pada pihak galangan maupun owner kapal. Metode jalur kritis dan network diagram merupakan metode yang dapat membantu mengoptimalkan proses penyusunan jadwal pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh main schedule, network diagram atau network planning yang lebih optimal, agar diperoleh jalur kritis dan crashing yang dapat diterapkan dari pekerjaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode jalur kritis atau critical path method dalam analisis reschedule repair kapal SPOB Akra 80 yang melakukan perbaikan ulang di galangan kapal dari PT Dok. Bahari Nusantara, Cirebon. Proyek SPOB Akra 80 ini dilakukan selama 20 hari kerja, namun setelah dilakukan crashing pada pekerjaan tertentu dan khususnya pada 2 pekerjaan yang berada dalam jalur kritis, dengan melakukan penambahan tenaga kerja, proyek reparasi ini dapat dikerjakan selama 18 hari kerja, sehingga menghasilkan penurunan biaya keseluruhan pada proyek reparasi sebesar 4,55% dari biaya yang semula Rp. 145.860.000 menjadi Rp. 139.230.000. Dalam perhitungan produktivitas penelitian ini befokus pada pengerjaan pengecatan AF pada bottom area, dengan biaya sebelum crashing Rp. 2.340.000 dan setelah dilakukannya crashing 2 hari tidak terjadi penurunan biaya apapun. Hal ini disebabkan karena pekerjaan yang semula sebanyak 3 hari kerja menjadi 1 hari kerja dengan penambahan tenaga kerja sejumlah 12 orang dikarenakan crashing 2 hari yang telah mengurangi durasi keseluruhan pekerjaan.