Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HOW CAN TRUST AND CULTURE LEAD TO BUDGETARY SLACK? Patria Prasetio Adi; Dwi Indah Lestari
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2022.13.3.41

Abstract

Abstrak - Bagaimana Rasa Percaya dan Budaya Mengakibatkan Budgetary Slack?Tujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi terhadap budgetary slack.Metode - Penelitian ini menggunakan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, forum diskusi, dan studi dokumen rahasia. Beberapa pejabat sebuah badan usaha milik negara (BUMN) menjadi informan pada penelitian ini.Temuan Utama - Penelitian ini menemukan bahwa terjadi positif budgetary slack yang sengaja diciptakan oleh direksi. Rasa percaya yang terjalin pada penyusunan dan realisasi anggaran merupakan pengaruh dari peran dominan direksi. Timbulnya rasa percaya disebabkan karena dominasi dari direksi diterima oleh perusahaan sehingga menjadi budaya.Implikasi Teori dan Kebujakan - Penelitian ini memicu upaya menjembatani gap antara teori metode penganggaran dan praktek di perusahaan. Rasa percaya dan budaya menjadi salah satu elemen pada gap tersebut.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini mengungkapkan secara mendalam cara perusahaan menerapkan rasa percaya dan budaya sebagai pengendalian informal pada proses penganggaran. Abstract – How Can Trust and Culture Lead to Budgetary Slack?Main Purpose - This research aims to determine the factors contributing to budgetary slack.Method - This research uses the case study method through in-depth interviews, discussion forums, and the study of confidential documents. Several officials of a state-owned enterprise become informants.Main Findings - This research finds the directors deliberately created a positive budgetary slack. The sense of trust in the preparation and realization of the budget is the influence of the dominant role of the board of directors. The emergence of a sense of trust is due to the dominance of the directors being accepted by the company so that it becomes a culture.Theory and Practical Implications - This research sparks efforts to bridge the gap between theoretical budgeting methods and practice in companies. Trust and culture are the elements in this gap.Novelty - This research provides an in-depth look at how companies apply to trust and culture as informal controls to the budgeting process.
Pengaruh Intensitas Aset Biologis, Leverage, dan Environmental, Social, Governance (ESG) Disclosure Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Agrikultur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Khalisha Candrawati; Patria Prasetio Adi
Jesya Vol 9 No 2 (2026): FORTHCOMING ARTICLES : JUNI 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i2.2827

Abstract

Profitabilitas sering dipakai sebagai indikator kinerja keuangan untuk menunjukkan sejauh mana perusahaan mampu menghasilkan laba dari sumber dayanya. Salah satu ukuran yang sering dipakai adalah Return on Equity. Menurut Arrifki (2023), perusahaan agrikultur yang sehat biasanya mencapai Return on Equity sebesar 10%. Namun pada kenyataannya, banyak perusahaan masih belum mencapai rentang ideal tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Intensitas Aset Biologis, Leverage, dan Environmental, Social, Governance Disclosure terhadap Profitabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi terdiri dari 56 perusahaan agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 19 perusahaan, sehingga total data yang dianalisis sebanyak 57 data. Data sekunder diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang diakses melalui situs Bursa Efek Indonesia dan situs resmi masing-masing Perusahaan. Analisis data menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Intensitas Aset Biologis tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas. (2) Leverage tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas. (3) Environmental, Social, Governance Disclosure berpengaruh positif dan signifikan terhadap Profitabilitas.