Umi Farihah
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH MEDIA INTERAKTIF GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PADA MATERI SPLDV Umi Farihah; Nesty Rachmawati; Arik Hariati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.892 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.5948

Abstract

AbstrakHasil observasi menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika dalam kategori rendah. Maka solusi dari permasalahan tersebut digunakan Geogebra sebagai media interaktif. Studi ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan media interaktif Geogebra terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita yang disajikan dalam materi SPLDV. Dalam studi ini digunakan pendekatan kuantitatif jenis Quasi-Eksperimental Design. Sampel ditentukan dengan Purposive Sampling, sedangkan Independent Sample T-Test telah digunakan sebagai analisis data dalam studi ini dengan uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil studi menunjukkan bahwa thitung  = 2,729 > ttabel= 2,052 (sig. 0,009) artinya terdapat perbedaan kemampuan penyelesaian soal cerita siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dimana nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa media interaktif Geogebra berpengaruh positif serta signifikan terhadap kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi  SPLDV. Kata kunci: Penyelesaian soal cerita matematika; media interaktif Geogebra; SPLDV AbstractThe observation results show that students' ability to solve math word problems is in a low category. Then the solution to this problem is using Geogebra as an interactive medium. This study aims to determine the effect of using Geogebra's interactive media on mathematical word problems on SPLDV material. This study employs a quantitative approach by using a Quasi-Experimental Design. The sample was determined by Purposive Sampling, while the Independent Sample T-Test was used as data analysis in this study with normality and homogeneity prerequisite tests. The results showed that tcount = 2,729 > ttable = 2,052 (sig. 0,009) this means that there are differences in the ability to solve student’s word problems between the experimental and control class where the average value of the experimental class is higher than that of the control class.  It can be  concluded that the Geogebra interactive media has a positive and significant effect on students' ability to solve math word problems on SPLDV material. Keywords: Completion of mathematical word problems; Geogebra interactive media; SPLDV
Paradigma Evaluasi Kebijakan Pendidikan Islam: Konsep, Model, Problematika Abdullah Hasyim Zain; Umi Farihah; Khoirul Anwar
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i3.6139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji evaluasi kebijakan pendidikan Islam, baik dari segi konsep, model dan problematika evaluasi kebijakan pendidikan Islam. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman tentang pentingnya evaluasi dalam kebijakan pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya evaluasi dalam kebijakan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka (library research) sebagai metode utama untuk mengkaji objek penelitian, yakni evaluasi kebijakan pendidikan Islam. Hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa evaluasi kebijakan pendidikan Islam merupakan proses penting untuk menilai kesesuaian kebijakan dengan nilai-nilai Islam, tujuan nasional, dan kebutuhan masyarakat. Evaluasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi sarana refleksi dan perbaikan berkelanjutan. Setiap model evaluasi memiliki keunggulan tersendiri, dan penerapannya perlu disesuaikan dengan karakter, konteks, serta tujuan pendidikan Islam. Namun, pelaksanaan evaluasi kebijakan pendidikan Islam di Indonesia masih terkendala oleh keterbatasan sumber daya, lemahnya koordinasi, dan minimnya instrumen berbasis nilai Islam, sehingga evaluasi cenderung administratif.