Maria Natalia Kewa
a:1:{s:5:"en_US";s:32:"Universitas Pendidikan Indonesia";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keterlibatan Orang Tua dalam Memberikan Stimulasi Emosi pada Anak Maria Natalia Kewa
QAWWAM Vol. 16 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/qawwam.v16i2.6566

Abstract

Tujuan artikel ini untuk meningkatkan pemahaman kepada orang tua tentang cara memberikan stimulus pada tahap perkembangan emosi anak, sehingga menimbulkan keinginan untuk mengimplementasikan stimulus ini terhadap anak. Masalah yang berkaitan dengan keterlibatan orang tua dalam memberikan stimulus dan perkembangan emosional anak, seperti definisi perkembangan emosi pada anak usia dini, bentuk-bentuk emosi, kompetensi emosi, peran orang tua dalam membentuk dan mengembangkan emosi pada anak. Cara memberikan pengawasan terhadap anak akan mempengaruhi anak dalam meregulasi emosinya. Keterlibatan orang tua berarti orang tua harus memberikan pola asuh, dengan kata lain kebiasaan orang tua, ayah, dan ibu dalam mengasuh dan membimbing anak. Mengasuh dalam arti menjaga dengan cara merawat dan mendidiknya. Membimbing dengan cara membantu, melatih, dan meregulasi perkembangan emosinya. Kebiasaan orang tua dalam mendidik dan memperlakukan anaknya akan direkam anak sebagai bentuk anak dalam mengekspresikan emosinya. Perkembangan emosi anak akan memberikan dampak negatif apabila orang tua tidak terlibat di dalamnya ataupun orang tua mencontohkan bentuk emosi yang tidak baik terhadap anak.