Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pentingnya Prinsip Pendidikan Orang Dewasa bagi Peserta Didik Orang Dewasa dalam Penyelesaian Program POD Lenni Mantili Hutauruk
Jambura Journal of Community Empowerment Volume 3 No. 2: Desember 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jjce.v3i2.1868

Abstract

Artikel ini merupakan artikel studi kasus tentang pentingnya prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa bagi peserta didik orang dewasa dalam penyelesaian program yang mereka ikuti yakni Program Kejar Paket C. Program Kejar Paket-C dalam hal ini adalah program yang memiliki kemiripan dengan The High School Equivalency (HSE) program yang dilaksanaan di Amerika, dimana warga belajarnya adalah orang dewasa yang mempunyai tanggung jawab sosial selain belajar dalam program yang mereka ikuti. Penelitian ini menggambarkan bagaimana fasilitator menerapkan prinsip-prinsip tersebut sesuai dengan kondisi dan karakteristik pembelajar dewasa dalam program tersebut. Andragogi, seni membantu orang dewasa untuk belajar, mencakup asumsi-asumsi tentang karakteristik pembelajar dewasa yang diselidiki dalam penelitian ini. Fokusnya adalah memfasilitasi program pembelajaran orang dewasa yang efektif yang sesuai dengan karakteristik dan kondisi peserta didik. Berdasarkan teori pembelajaran orang dewasa, temuan menunjukkan bahwa enam prinsip karakteristik pembelajar dewasa Knowles dibahas dalam program ini dan implementasinya, yang mengarah pada aktualisasi diri menurut teori hierarki kebutuhan Maslow. Sebagaimana beberapa ahli sepakat bahwa aktualisasi diri merupakan tujuan belajar dalam pendidikan orang dewasa. Studi ini sangat menyarankan bahwa fasilitator, yang mungkin merupakan organisasi non-akademik, membutuhkan gambaran yang jelas tentang prinsip pembelajaran orang dewasa yang terprogram dan bagaimana menyesuaikan pertimbangan prinsip pembelajaran orang dewasa tersebut untuk peserta didiknya.