Sahat Raja Girsang
Program studi Konservasi Biodiversitas Tropika, Sekolah Pasca Sarjana, IPB.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Kebakaran Perkebunan Kelapa Sawit terhadap Keanekaragaman Jenis Mamalia: Studi Kasus PT. RAJ, Sumatera Selatan Sahat Raja Girsang
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 19, No 2 (2022): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphka.2022.19.2.265-277

Abstract

Perkebunan kelapa sawit adalah penyebab kebakaran terbesar di Indonesia. Kebakaran menyebabkan kerusakan ekosistem dan pengurangan keanekaragaman hayati, khususnya mamalia. Untuk mengetahui seberapa besar dampak dari kebakaran di konsesi kelapa sawit, maka perlu dilakukan penelitian dengan membandingkan keanekaragaman jenis mamalia di lahan yang tidak terbakar dengan lahan pasca kebakaran berdasarkan jenis tutupan lahan yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh nilai dampak pasca kebakaran dengan pembanding tutupan lahan yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keanekaragaman jenis mamalia dan nilai indeks Shannon-wiener paling tinggi adalah tutupan lahan Nilai Konservasi Tinggi (NKT). Nilai indeks Margalef dan Evennes paling tinggi adalah tutupan lahan semak belukar pasca kebakaran. Keanekaragaman jenis mamalia lebih tinggi di habitat pasca kebakaran. Dampak pasca kebakaran terhadap nilai keanekaragaman jenis mamalia mengalami peningkatan di lahan sawit dan semak belukar. Pada lahan sawit, nilai indeks Sorensen dan Bray-Curtis menunjukkan banyak jenis yang sama, sedangkan pada lahan semak menunjukkan banyak jenis yang berbeda. Lahan NKT tidak mengalami kebakaran, sehingga nilai dampak kebakaran tidak dihitung di lahan tersebut.