Suyanti Suyanti
SD Negeri 02 Kandis Kota

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SDN 02 KANDIS KOTA KECAMATAN KANDIS KABUPATEN SIAK Suyanti Suyanti; Isjoni Isjoni; Dudung Burhanuddin
Jurnal JUMPED (Jurnal Manajemen Pendidikan) Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jmp.10.2.p.198-210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam manajemen pembelajaran pada masa Pandemi Covid-19 di SDN 02 Kandis Kota. Fokus pembahasannya; (1) Perencanaan PTM terbatas dimasa pandemi Covid-19. (2) Pengorganisasian PTM terbatas dimasa pandemi covid-19, (3) Pelaksanaan PTM terbatas dimasa pandemi covid-19, (4) Evaluasi PTM terbatas dimasa pandemi Covid-19.  Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif. Pengumpulan data dengan tekhnik dokumentasi, observasi dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, verifikasi, dan keabsahan data. Sumber data kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru SDN 02 Kandis Kota. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Pada tahap perencanaan PTM terbatas di SDN 02 Kandis kota ada 4 tahap: Pertama, merancang program pembelajaran. Kedua, menyiapkan sarana dan prasarana. Ketiga, memodifikasi materi pelajaran. Keempat, sosialiasasi PTM terbatas terhadap komite sekolah, guru dan orang tua siswa (2) Pada tahap pengorganisasian, SDN 02 Kandis Kota membentuk TIM yang bernama TIM Gugus Tugas Kewaspadaan Dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 yang terdiri dari 3 bidang, yaitu: Bidang Pembelajaran, Psikososial, dan Tata Ruang. Bidang Kesehatan, Kebersihan, dan Keamanan. Bidang Hubungan Masyarakat (Humas). (3) Pada tahap pelaksanaan PTM terbatas ada 3 kegiatan: Pertama, sebelum memasuki kelas tim satgas terlebih dahulu memeriksa masker siswa, suhu tubuh siswa, memastikan siswa mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, kemudian masuk ke kelas dengan teratur dan menjaga jarak. Kedua,  ketika di dalam kelas siswa selalu dipantau agar tetap memakai masker dan menjaga jarak. Ketiga, ketika meninggalkan kelas siswa diatur agar tetap menjaga jarak kemudian siswa diarahkan untuk mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. (4) Pada tahap evaluasi PTM terbatas masih ada siswa yang belum terbiasa memakai masker sehingga siswa sering melepaskan maskernya ketika dalam proses pembelajaran. Kurangnya kontrol dari Tim Satgas Covid-19 maupun guru kelas terhadap siswa, membuat siswa masih berkumpul dan tidak menjaga jarak yang akan berakibat memudahkan penularan virus corona. Pemberian materi pelajaran masih kurang maksimal dengan waktu yang relatif singkat dan terbatas.