Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DEMOKRASI ASIMETRIS DAN SEMANGAT MENJAGA ENTITAS KEBERAGAMAN DI MALUKU Abubakar Solissa
Konvergensi Vol 3 No 2 (2022): Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi : Desember 2022
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung memberikan berkah tersendiri bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Maluku. Dahulu kekuasaan dipusatkan kepada segelintir orang melalui mekanisme pemilihan di DPRD, kini sebaliknya kekuasaan semakin terdesentralisasi, sehingga posisi rakyat sebagai pemegang amanat pemilihan kepala daerah sangat dibutuhkan bagi calon kepala daerah. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dinamika politik di Maluku dengan menggunakan teori demokrasi asimetris. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, untuk menganalisis bagaimana semangat Pela-Gandong menjadi kunci dalam konsolidasi politik di Maluku. Berdasarkan hasil analisis, Di Provinsi Maluku sendiri, mekanisme demokrasi pada level Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur maupun Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota beririsan dengan semangat Pela-Gandong yang merupakan basis politik moral di setiap perhelatan politik di Maluku. Sejak pertama kali diselenggarakan Pilgub langsung tahun 2008 - konfigurasi pasangan calon selalu mempertimbangkan aspek keterwakilan agama (Islam-Kristen) sebagai parameter untuk memutuskan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur.