This Author published in this journals
All Journal Widyaparwa
Wiwin Erni Siti Nurlina
Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TINDAK TUTUR PADA NASIHAT BERBAHASA JAWA YANG BERKONJUNGSI YEN Wiwin Erni Siti Nurlina
Widyaparwa Vol 47, No 1 (2019)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.381 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v47i1.324

Abstract

This research analyzes advisory utterance in Javanese language. The advisory speech contains conjunction element yen “if”. The advisory utterance contains teaching that reflects Javanese culture .The teaching was a grandeur cultural heritage in character education.The approach used is pragmatics and structural theory.The structural theory approach is used to see form of advisory speech.The next discussion employs pragmatics theory to explain intention embodied in Javanese advisory speech. The method is descriptive and qualitative method based on pragmatics. The result shows that the advisory utterance with conjunction element yen “if”, particularly verbal act review are five speech act types. Those were (i) reminding, (ii) advising, (iii) ordering, (iv) prohibiting, and (v) expecting or imagining. Those speech acts could be used as part of education learning. Tulisan ini mengkaji tuturan yang berisi nasihat dalam bahasa Jawa. Tuturan nasihat tersebut memuat unsur konjungsiyen‘jika’. Tuturan nasihat itu memuat ajaran yang mencerminkan budaya Jawa. Ajaran yang termuat pada tuturan nasihat itu merupakan warisan budaya yang luhur dalam pendidikan budi pekerti. Dalam kajian ini digunakan teori pragmatik dan teori struktural. Pendekatan dengan teori struktural digunakan untuk melihat bentuk tuturan nasihat. Pembahasan selanjutnya digunakan paradigma pragmatik untuk menjelaskan kandungan maksud pada tuturan nasihat dalam bahasa Jawa. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif kualitatif, dengan pijakan atau landasan pragmatis. Hasil dari kajian dengan teoripragmatik pada tuturan nasihat berunsur kata yen ini, khususnya kajian tindak verbal, ialahlima jenis tindak tutur. Tindak tutur tersebut diungkapkan dalam bentuk kata kerja.Kelima tindak tutur yang termuat dalam tuturan nasihat berunsur konjungsi yen yaitu (i) mengingatkan, (ii) menganjurkan, (iii) menyuruh, (iv) melarang, dan (v) mengharap atau berangan-angan.Kelima  jenis tindak tutur itu dapat digunakan sebagai bagian dalam pembelajaran budi pekerti.