This Author published in this journals
All Journal Widyaparwa
Umar Sidik
Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESESUAIAN BAHAN BACAAN LITERASI EMERGEN DENGAN PEMBACA SASARAN Umar Sidik
Widyaparwa Vol 48, No 2 (2020)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.76 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v48i2.609

Abstract

The problem of this study departs from a lot of reading material that is suspected to be incompatible with the target audience (emergent literacy). Readings that are labeled for pre-reading, but the content does not suit the target audience. In this connection, the purpose of this study is to find the incongruity of reading material with the target audience for emergency literacy based on reading gap standards. This study refers to the standardization of non-text reading material set by the Ministry of Education and Culture (2018). The data source is determined by purposive sampling technique. Data collection is done by listening, reading, and note / record techniques. The analysis is carried out by means of interpreting and interpreting the data to obtain inference in accordance with the research objectives. The results showed that the literacy reading materials emegen circulating in the majority of the community did not match (match) with the target reader (emergency literacy). Many readings put forward or give priority to the message content of the narrative story. Pictures / illustrations are more oriented to support the narrative of the story. There is almost no process of introducing the beginning of writing, from the alphabetical or phonological as early as learning literacy literacy.Permasalahan penelitian ini berangkat dari banyak bahan bacaan yang ditengarai tidak sesuai dengan pembaca sasaran (literasi emergen). Bacaan yang dilabeli untuk pramembaca, tetapi isinya tidak sesuai dengan pembaca sasarannya. Sehubungan dengan itu, tujuan penelitian ini ialah untuk menemukan ketidaksesuaian bahan bacaan dengan pembaca sasaran literasi emergen berdasarkan standar penjenjangan bacaan. Penelitian ini mengacu pada standar penjenjangan bahan bacaan nonteks yang ditetapkan oleh Kemendikbud (2018). Sumber data ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, baca, dan catat/rekam. Analisis dilakukan dengan cara penginterpretasian dan pemaknaan data untuk memperoleh inferensi sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan bacaan literasi emergen yang beredar di masyarakat mayoritas tidak sesuai (matching) dengan pembaca sasarannya (literasi emergen). Banyak bacaan yang mengedepankan atau mengutamakan pesan isi dari narasi cerita. Gambar/ilustrasi lebih diorientasikan untuk mendukung narasi cerita. Hampir tidak ada proses pengenalan awal terhadap tulisan, dari alfabetik atau fonologis sebagi awal membelajarkan literasi baca-tulis.