Hadiyanto Hadiyanto
Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bagaimana Pandemi Covid-19 Memengaruhi Pembagunan? Studi Belanja Pemerintah dan IPM di Indonesia Barat dan Timur Hadiyanto Hadiyanto; Sweetta Wulandari; Muhamad Ameer Noor; Chyntia Bella Sitepu; Ida Puspita Ningtias
Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik Vol 7 No 4 (2022): Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan
Publisher : Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33105/itrev.v7i4.703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak belanja fungsi kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial, baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, terhadap variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan Timur Indonesia (KBI) dengan mempertimbangkan pandemi Covid-19 sebagai variabel moderasi. Data populasi belanja pemerintah pusat dan pemerintah daerah tahun 2017-2021 diambil menggunakan purposive sampling dengan mengeluarkan belanja yang tidak memenuhi kriteria dari kelompok penelitian. Analisis perkembangan dan kondisi IPM dan tiga fungsi belanja pemerintah pusat pada wilayah KBI dan KTI dilakukan menggunakan metode statistika deskriptif. Sedangkan analisis regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) digunakan untuk mengidentifikasi serta membandingkan pengaruh belanja di masa sebelum dan setelah pandemi di kedua wilayah tersebut. Belanja perlindungan sosial pusat mengalami lonjakan setelah pandemi di dua kategori wilayah. Kondisi tersebut juga terjadi untuk belanja kesehatan daerah. Sebaliknya, untuk fungsi pendidikan, terjadi penurunan di wilayah KBI dan kenaikan di wilayah KTI. Hasil analisis data panel menunjukkan bahwa pengaruh variabel belanja pemerintah dan variabel terkait Covid-19 terhadap IPM dapat berbeda antar wilayah KBI dan KTI. Belanja kesehatan daerah serta belanja pendidikan dan perlindungan sosial pusat di wilayah KBI memiliki pengaruh positif dan signifikan. Untuk wilayah KTI, pengaruh yang sama terjadi untuk belanja kesehatan dan perlindungan sosial pusat serta belanja pendidikan dan kesehatan daerah. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar dilakukan evaluasi lanjutan yang lebih komprehensif terhadap belanja yang belum memiliki pengaruh positif dan signifikan pada masing-masing wilayah serta mengidentifikasi lokasi riil pemanfaatan belanja sehingga evaluasi dapat dilakukan dengan lebih akurat.