Suhaimi Suhaimi
Universitas Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REFLEKSI ATAS SISTEM PEMERINTAHAN DINASTI ABBASIYAH SEBAGAI INSPIRASI TERHADAP PERBAIKAN SISTEM PEMERINTAHAN DI INDONESIA Sapto Wahyono; Suhaimi Suhaimi; Win Yuli Wardani; Sri Sulastri; Nur Hidayat
KABILAH : Journal of Social Community Vol. 7 No. 2 (2022): Desember
Publisher : LP2M IAI Nazhatut Thullab Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35127/kbl.v7i2.6296

Abstract

Abstrak: Diskursus tentang sistem pemerintahan merupakan hal yang sangat urgen untuk dijadikan pembahasan secara serius karena menyangkut kemajuan, kemakmuran dan nasib warga negaranya. Semakin bagus sistem pemerintahan dalam suatu negara maka semakin bagus pula nasib warganya. Begitu juga sebaliknya, semakin terpuruk sistem pemerintahannya, maka sudah dapat diterka pula keterpurukan warganya. Terdapat sistem pemerintahan yang dapat dijadikan refleksi serta contoh yang baik untuk kemudian dijadikan sumber inspirasi dalam hal pemerintahan di Indonesia yaitu sistem pemerintahan Dinasti Abbasiyah yang merupakan dinasti Islam terlama dalam sejarah peradaban Islam (750-1258 M). Secara temporal kedudukan Dinasti Abbasiyah merupakan dinasti terpanjang dan terlama dalam sejarah dan menghasilkan peradaban yang unggul, sehingga dapat dijadikan pelajaran sangat penting dan bahan inspirasi untuk memajukan dan memperbaiki sistem pemerintahan negara lain yang ada sekarang terutama negara Indonesia yang notabeni penduduknya mayoritas Islam. Kata Kunci: dinasti abbasiyah, sistem pemerintahan Abstract: Discourse on the system of government is very urgent to be discussed seriously because it involves progress, prosperity and the fate of its citizens. The better the system of government in a country, the better the fate of its citizens. And vice versa, the worse the government system, the more predictable the decline of its citizens. There is a government system that can be used as a reflection and a good example to be used as a source of inspiration in terms of governance in Indonesia, namely the government system of the Abbasid dynasty which is the longest Islamic dynasty in the history of Islamic civilization (750-1258 AD). Temporarily, the position of the Abbasid dynasty is the longest and longest dynasty in history and produces a superior civilization, so that it can be used as a very important lesson and inspirational material for advancing and improving the existing government system of other countries, especially Indonesia, which incidentally has a Muslim majority population. Keywords: abbasiyah dinasty, government system
Efektifitas Matakuliah Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Moral Mahasiswa: Studi Diskriptif-Analitis di Universitas Madura Suhaimi Suhaimi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 14 No 1 (2019)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.099 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v14i1.2422

Abstract

Pengaruh globalisasi membawa efek yang sangat besar bagi generasi muda yang menjadi cikal bakal pengganti bagi generasi tua. Generasi muda menjadi tonggak estafet untuk generasi berikutnya. Kualitas generasi selanjutnya ditentukan oleh eksistensi generasi mudanya, terutama hal yang menyangkut persoalan moral, etika dan akhlaq yang kerapkali menjadi tujuan utama dalam proses pendidikan di bangku perguruan tinggi. Universitas Madura adalah salah satu perguruan tinggi umum yang menerapkan matakuliah Pendidikan Agama Islam sebagai matakuliah dasar umum (MKDU), yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa semester satu dan semester dua. Matakuliah ini bertujuan untuk memberbaiki dan menyempurnakan moral mahasiswa agar nantinya menjadi generasi yang islami, sebagai modal dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Selain itu juga sebagai upaya preventif terhadap dekadensi moral yang seringkali terjadi dalam dunia mahasiswa. Oleh karena itu keberadaan matakuliah Pendidikan Agama Islam sangat efektif diterapkan pada perguruan tinggi umum, khususnya Universitas Madura Pamekasan. Pendekatan yang dipilih oleh peneliti adalah berupa pendekatan kualitatif yang bertujuan mengungkap sebuah gejala yang terjadi di lapangan dan kontekstual dalam mencari dan memahami tentang efektifitas matakuliah Pendidikan Agama Islam melalui pengumpulan data dengan memanfaatkan diri peneliti, dosen dan Mahasisiswa sebagai instrumen utama dan disajikan secara deskriptif.