Dea Stepani
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia , Fakultas Bahasa dan Seni , Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KONTEN YOUTUBE NAURA AYU “ SERING DI BULLY MEMBUAT CINTA LAURA MENERIMA DIRINYA SENDIRI I NAW YOU TELL ME ! Eps 12 “ Dea Stepani; Lia Sari; Marlina Dwi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i2.544

Abstract

The philosophy of education is the product of deep thought and meditation upon education. Philosophy is the way out and education follows it and the problems of education can be answered using philosophy. The goal of research is to describe dsara's school knowledge with educational philosophy. The author compiled the data into a journal article. ranging from 2018 to 2022. Homeschooled results from the Google schoolar electronic database. May result in the importance of the implanting of a elementary school philosophy of education that becomes a formal school education that makes a child a guiding child in his or her stages of life
LINGUISTIK FORENSIK UJARAN KEBENCIAN TERHADAP ARTIS TIARA ANDINI DI MEDIA SOSIAL TIKTOK Dea Stepani; Desi Natalia Sihombing; Jihan Aufa Nadira
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i5.2206

Abstract

Tiktok berperan sebagai platform media sosial yang memfasilitasi penyampaian pesan dalam berbagai bentuk, seperti teks, gambar, audio, dan video. Pesan yang disampaikan oleh pengguna dapat bervariasi sesuai dengan maksud dan tujuan pemilik akun tersebut. Sayangnya, beberapa akun menggunakan platform ini untuk menyebarkan ujaran kebencian, seperti yang terjadi pada akun @indonesia.netizen. Pemilik akun tersebut menggunakan video untuk menghina dan mencemarkan nama baik Tiara Andini, dengan tujuan yang tampaknya merusak citra serta pandangan masyarakat terhadap Tiara Andini. Dalam tindakan ini, pemilik akun sengaja menandai akun Tiara Andini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai bentuk tindak tutur ilokusi, dan ujaran kebencian yang diungkapkan oleh pemilik akun @indonesia.netizen. Metode dalam penelitian ini padan ortografis. Hasil analisis data ditemukan: 1) salah satu tindak tutur ujaran kebencian berbentuk provokasi. Ujaran tersebut berbentuk ujaran kebencian provokasi karena mengangkat isu agar menjadi hangat kembali; 2) tindak tutur pada kalimat ini tergolong bahasa direktif, yaitu jenis kalimat imperatif yang disamarkan jenisnya (tersirat); 3) tindak tutur bentuk linguistik dari pertanyaan direktif kategoris; 4) tindak tutur ujaran kebencian kategori penyebaran berita bohong.