Dyah Kusumaningrum
SDN Teguhan 1 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Model Pembelajaran Artikulasi Dapat Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Materi Keadaan Alam Wilayah Asia Tenggara Pada Siswa Kelas VI Di SDN Teguhan 1 Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020 Dyah Kusumaningrum
Jurnal Refleksi Pembelajaran (JRP) Vol 7 No 2 (2022): Volume 7 No.2 Tahun 2022
Publisher : PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA (PGRI) KOTA MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Peningkatan prestasi belajar IPS melalui Model Pembelajaran Artikulasi pada siswa kelas VI, SDN Teguhan 1, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, 2. Peningkatan motivasi siswa terhadap prestasi belajar IPS materi keadaan alam wilayah Asia Tenggara dengan diterapkan Model Pembelajaran Artikulasi pada siswa kelas VI, SDN Teguhan 1, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VI di Sekolah Dasar Negeri Teguhan 1, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Waktu penelitian penelitian Siklus 1 dilaksanakan tanggal 4 Agustus 2019, Siklus II dilaksanakan tanggal 18 Agustus 2019. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, catatan lapangan, metode dokumentasi, dan metode tes yang dilakukan oleh peneliti sekaligus sebagai guru kelas VI, di Sekolah Dasar Negeri Teguhan 1, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi Tahun Pelajaran 2019/2020. Model Pembelajaran Artikulasi dapat meningkatkan prestasi belajar IPS pada siswa kelas VI, SDN Teguhan 1, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi. Penerapan Model Pembelajaran Artikulasi terbukti dapat meningkatnya hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran terbukti dapat meningkatnya hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran terbukti nilai yang diperoleh pada siklus I kurang dari kriteria yang telah ditentukan yaitu 70. Dari 22 anak 5 anak atau 22,73% mencapai KKM, sedangkan 17 anak atau 77,27 % mengalami kegagalan dan meningkat pada suiklus II mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal ada 19 anak atau 86,36% dan 3 anak atau 13,64 % mencapai nilai sama dengan KKM, sekaligus memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran, dan menumbuhkan siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan aktif, karena siswa dituntut untuk mempersiapkan tanggapan, pendapat dan melaporkan hasil pemikiran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran dengan Model Pembelajaran Artikulasi dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa kelas VI di Sekolah Dasar Negeri Teguhan 1, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.