Melalui metode Stimulating Class Discussion (Teknik yang Merangsang Diskusi Kelas) pada siklus 1, bahwa dari 32 siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam/Fisika Melalui menggunakan metode konvensional (ceramah) dan kemudian dievaluasi, ternyata diperoleh hasil jumlah siswa yang mendapatkan nilai Melalui kategori baik adalah 5 siswa Melalui prosentase 14.29%. Dilihat dari hasil belajar tersebut belum memenuhi kriteria yang diharapkan. Hal ini mencerminkan keadaan yang sesungguhnya kemajuan belajar siswa secara alamiah (tanpa ada tindakan kelas). Berdasarkan pengamatan pada siklus ini suasana kelas belum kondusif, siswa masih kurang aktif, gairah bertanya kurang serta belum ada usaha untuk mendapatkan informasi Melalui menulis atau bertanya kepada teman atau guru. Pada siklus 2 menunjukkan, pengembangan motivasi peserta didik ternyata ada 32 siswa yang mendapat nilai Melalui kriteria baik Melalui prosentase 63%. Berarti membuktikan adanya kenaikan prestasi belajar siswa Melalui kriteria baik sebesar 70% di siklus 1. Pada siklus 3 meningkat menjadi 89,25 (86%). Peningkatan motivasi belajar siswa ini menunjukkan bahwa prestasi belajar dipengaruhi oleh strategi pembelajaran yang diberikan guru. Prestasi belajar dapat baik bila motivasi belajarnya juga baik. Berdasarkan kenyataan ini peneliti memiliki bukti kuat bahwa ada pengaruh positif dari pelaksanaan Pembelajaran Stimulating Class Discussion. Dengan kata lain pelaksanaan pembelajaran (metode) Stimulating Class Discussion pendekatan pengembangan motivasi peserta didiksangat efektif untuk meningkatkan prestasi belajar siswa. Sehingga dalam kegiatan penelitian dapat dinyatakan Tuntas atau Berhasil.